Evaluasi Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tentang Pelayanan Kesehatan Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Timpeh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Pratiwi, Zaskia Rahma
Advisor:
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Standar Pelayanan Minimal, Hipertensi, Puskesmas
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan laporan capaian 12 indikator SPM Puskesmas Timpeh tahun 2023
menunjukan pelayanan penderita hipertensi termasuk kedalam indikator terendah setiap
tahunnya. Pelaksanaan SPM pada pelayanan penderita hipertensi di Puskesmas Timpeh yaitu
34,3%. Angka ini cukup jauh dari target yang telah ditetapkan yaitu 58%. Tujuannya yaitu
untuk mengevaluasi indikator standar pelayanan minimal (SPM) tentang pelayanan kesehatan
pada penderita hipertensi di Puskesmas Timpeh tahun 2023. Penelitian ini merupakan
penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Jumlah informan yang diteliti adalah 8 orang.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret di Puskesmas Timpeh. Teknik analisis data
menggunakan 3 langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pelayanan pada penderita hipertensi
belum terlaksana secara maksimal dikarenakan kurangnva kesadaran masyarakat untuk
melakukan pemeriksaan di Puskesmas maupun di posbindu sehingga masih banyak masyarakat
yang telah merasakan gejala hipertensi tapi tidak mau melakukan pemeriksaan, jika adapun
masyarakat yang pergi ke Puskesmas hanya ketika sakit saja tidak mau datang lagi untuk
control sehingga pengobatan menjadi tidak maksimal. Hambatan lain dalam pelaksanaan
program yaitu masih banyaknya pasien yang tidak membawa data ketika pergi berobat
sehingga data pasien tidak bisa di input.
menunjukan pelayanan penderita hipertensi termasuk kedalam indikator terendah setiap
tahunnya. Pelaksanaan SPM pada pelayanan penderita hipertensi di Puskesmas Timpeh yaitu
34,3%. Angka ini cukup jauh dari target yang telah ditetapkan yaitu 58%. Tujuannya yaitu
untuk mengevaluasi indikator standar pelayanan minimal (SPM) tentang pelayanan kesehatan
pada penderita hipertensi di Puskesmas Timpeh tahun 2023. Penelitian ini merupakan
penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Jumlah informan yang diteliti adalah 8 orang.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret di Puskesmas Timpeh. Teknik analisis data
menggunakan 3 langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pelayanan pada penderita hipertensi
belum terlaksana secara maksimal dikarenakan kurangnva kesadaran masyarakat untuk
melakukan pemeriksaan di Puskesmas maupun di posbindu sehingga masih banyak masyarakat
yang telah merasakan gejala hipertensi tapi tidak mau melakukan pemeriksaan, jika adapun
masyarakat yang pergi ke Puskesmas hanya ketika sakit saja tidak mau datang lagi untuk
control sehingga pengobatan menjadi tidak maksimal. Hambatan lain dalam pelaksanaan
program yaitu masih banyaknya pasien yang tidak membawa data ketika pergi berobat
sehingga data pasien tidak bisa di input.