Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Inap Di RSUD Dr. Adnaan WD Kota Payakumbuh Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yuliani
Advisor:
Satria, Eka Budi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Loyalitas Pasien, Kualitas Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit
DOI:
-
Abstract :
Loyalitas pasien adalah suatu sikap pasien yang mengambarkan suatu kesetiaannya
terhadap jasa pelayanan untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan secara berulang
dalam memenuhi kebutuhan pelayanan medis. Berdasarkan hasil survey awal pasien
merasa kurang puas terhadap pelayanan kesehatan sehingga tidak ingin lagi
melakukan berkunjung kembali karena kesan pertama mendapatkan pelayanan
kesehatan kurang memuaskan dan kurang senang dengan sikap tanggap dan ramah
petugas yang kurang memperhatikan keluhan pasien. Metode penelitian adalah
penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Penelitian ini
adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 3.137
pasien dengan jumlah sampel sebanyak 97. Pengambilan sampel menggunakan teknik
accidental sampling. Penelitian dilakukan pada bulan mei sampai dengan juni 2024.
Data kepuasan pasien reliability, responsivness, assurance, empathy, tangible dan
waktu visit didapatkan menggunakan kuisioner. Analisis data yaitu teknik univariat
dan bivariat dengan uji chi-square dengan = 0,05. Hasil penelitian yang didapatkan
yaitu bahwa ada hubungan kualitas pelayanan kesehatan terhadap loyalitas pasien
dengan hasil univariat yaitu 52 (53.6%) responden yang loyal, 49 (50.5%)
reliability baik, 63 (64.9%) responsivnes baik, 59 (60.8%) assurance baik, 53
(54.6%) empathy baik, 51 (52.6%) tangible baik, 66 (68%) waktu visit baik. Dan
hasil bivariat dengan nilai yaitu reliability (p value = 0,003), responsivness (p value
= 0,015), assurance (p value = 0,004), tangible (p value = 0,035), dan waktu visit (p
value = 0,002), sedangkan tidak terdapat hubungan antara empathy terhadap loyalitas
pasien dengan (p value =0.095). Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan yang
paling beresiko terhadap loyalitas pasien adalah dimensi waktu visit dengan OR =
4.570. Diharapkan petugas memberikan informasi kepada pasien tentang keadaan
rumah sakit dan dokter yang bertugas di saat waktu visit pasien ke ruang rawat inap,
agar pasien tidak menganggap petugas tidak profesional dan tidak tepat waktu.
terhadap jasa pelayanan untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan secara berulang
dalam memenuhi kebutuhan pelayanan medis. Berdasarkan hasil survey awal pasien
merasa kurang puas terhadap pelayanan kesehatan sehingga tidak ingin lagi
melakukan berkunjung kembali karena kesan pertama mendapatkan pelayanan
kesehatan kurang memuaskan dan kurang senang dengan sikap tanggap dan ramah
petugas yang kurang memperhatikan keluhan pasien. Metode penelitian adalah
penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Penelitian ini
adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 3.137
pasien dengan jumlah sampel sebanyak 97. Pengambilan sampel menggunakan teknik
accidental sampling. Penelitian dilakukan pada bulan mei sampai dengan juni 2024.
Data kepuasan pasien reliability, responsivness, assurance, empathy, tangible dan
waktu visit didapatkan menggunakan kuisioner. Analisis data yaitu teknik univariat
dan bivariat dengan uji chi-square dengan = 0,05. Hasil penelitian yang didapatkan
yaitu bahwa ada hubungan kualitas pelayanan kesehatan terhadap loyalitas pasien
dengan hasil univariat yaitu 52 (53.6%) responden yang loyal, 49 (50.5%)
reliability baik, 63 (64.9%) responsivnes baik, 59 (60.8%) assurance baik, 53
(54.6%) empathy baik, 51 (52.6%) tangible baik, 66 (68%) waktu visit baik. Dan
hasil bivariat dengan nilai yaitu reliability (p value = 0,003), responsivness (p value
= 0,015), assurance (p value = 0,004), tangible (p value = 0,035), dan waktu visit (p
value = 0,002), sedangkan tidak terdapat hubungan antara empathy terhadap loyalitas
pasien dengan (p value =0.095). Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan yang
paling beresiko terhadap loyalitas pasien adalah dimensi waktu visit dengan OR =
4.570. Diharapkan petugas memberikan informasi kepada pasien tentang keadaan
rumah sakit dan dokter yang bertugas di saat waktu visit pasien ke ruang rawat inap,
agar pasien tidak menganggap petugas tidak profesional dan tidak tepat waktu.