Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh Tahun 2024.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Emilia, Sonia
Advisor:
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Terapi Relaksasi Benson, Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah
DOI:
-
Abstract :
Diabetes melitus ditandai dengan adanya hiperglikemia yang terjadi karena
pancreas tidak mampu mensekresi insulin secara cukup. Salah satu penanganan
diabetes melitus adalah terapi relaksasi benson yang dapat menurunkan kadar gula
darah dengan mengeluarkan hormon-hormon yang dapat meningkatkan kadar gula
darah yaitu Epinefrin, Kortisol, Glucagon, Korkostiroid dan Tiroid. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi benson terhadap kadar gula
darah pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Kumun Kota
Sungai Penuh Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy
Eksperiment Design dengan rancangan Two Group Pretest-Posttest Design.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes melitus di wilayah
Kerja Puskesmas Kumun. Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling yang
terdiri dari 16 orang kelompok intervensi dan 16 orang kelompok kontrol. Data
diolah secara komputerisasi dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan
uji Independent T Test. hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar gula darah pada
kelompok intervensi adalah 95,750, sedangkan pada kelompok kontrol adalah -
26,438. Berdasarkan uji statistik di dapatkan p-value = 0,000 < 0,05. Dapat
disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh terapi relaksasi benson terhadap
kadar gula darah pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol penderita
diabetes melitus. Maka dari itu diharapkan hasil penelitian ini semua pihak
memanfaatkan terapi relaksasi benson untuk membantu menurunkan kadar gula
darah penderita diabetes melitus.
Download From Google Drive