Efektifitas Pemberian Kompres Hangat Rebusan Daun Kelor Dan Kompres Hangat Jahe Merah Terhadap Tingkat Nyeri Pada Lansia Dengan Gout Arthritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh Tahun 2024.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Annisa, Sandra
Advisor:
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Daun Kelor, Jahe Merah, Nyeri, Gout Arthritis
DOI:
-
Abstract :
Gout Arthritis adalah suatu penyakit yang disebabkan karena penimbunan Kristal
monosodium urat didalam tubuh seseorang.kompres hangat rebusan daun kelor memiliki
kandungan senyawa yang penting bagi tubuh,daun kelor juga mengandung zat fitokimia yang
mempunyai kemampuan sebagai obat antibiotik,antiinflamasi. Kompres hangat jahe merah
membantu menghangatkan pasien dan meredakan sakit menggunakan cairan fungsinya untuk
melebarkan pembuluh darah serta meningkatkan aliran lokal. Tujuan penelitian ini adalah
untuk melihat yang mana lebih efektif antara pemberian kompres hangat rebusan daun kelor
dan kompres hangat jahe merah terhadap tingkat nyeri pada lansia dengan gout arthritis.
Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan one group pretest posttest.
Penelitian ini dilakukan peneliti pada bulan April 2024, dengan masing-masing sampel 10
responden pemberian kompres hangat rebusan daun kelor dan 10 responden pemberian
kompres hangat jahe merah. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive
sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan secara komputerisasi
menggunakan uji t-test independent. Hasil analisa data dari pemberian kompres hangat
rebusan daun kelor dimana terjadi penurunan tingkat nyeri setelah intervensi dengan rata-rata
3,330 (P=0,000), sedangkan pemberian kompres hangat jahe merah dimana terjadi penurunan
tingkat nyeri setelah intervensi dengan rata-rata 3,180 (P=0,000). Dapat disimpulkan
pemberian kompres hangat rebusan daun kelor dan kompres hangat jahe merah sama-sama
lebih efektif dalam penurunan tingkat nyeri pada lansia dengan gout arthritis, dimana
terdapat hasil P=0,678 0,05 sehingga dapat diartikan bahwa tidak ada perbedaan yang
signifikan antara pemberian kompres hangat rebusan daun kelor dan pemberian kompres
hangat jahe merah.
monosodium urat didalam tubuh seseorang.kompres hangat rebusan daun kelor memiliki
kandungan senyawa yang penting bagi tubuh,daun kelor juga mengandung zat fitokimia yang
mempunyai kemampuan sebagai obat antibiotik,antiinflamasi. Kompres hangat jahe merah
membantu menghangatkan pasien dan meredakan sakit menggunakan cairan fungsinya untuk
melebarkan pembuluh darah serta meningkatkan aliran lokal. Tujuan penelitian ini adalah
untuk melihat yang mana lebih efektif antara pemberian kompres hangat rebusan daun kelor
dan kompres hangat jahe merah terhadap tingkat nyeri pada lansia dengan gout arthritis.
Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan one group pretest posttest.
Penelitian ini dilakukan peneliti pada bulan April 2024, dengan masing-masing sampel 10
responden pemberian kompres hangat rebusan daun kelor dan 10 responden pemberian
kompres hangat jahe merah. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive
sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan secara komputerisasi
menggunakan uji t-test independent. Hasil analisa data dari pemberian kompres hangat
rebusan daun kelor dimana terjadi penurunan tingkat nyeri setelah intervensi dengan rata-rata
3,330 (P=0,000), sedangkan pemberian kompres hangat jahe merah dimana terjadi penurunan
tingkat nyeri setelah intervensi dengan rata-rata 3,180 (P=0,000). Dapat disimpulkan
pemberian kompres hangat rebusan daun kelor dan kompres hangat jahe merah sama-sama
lebih efektif dalam penurunan tingkat nyeri pada lansia dengan gout arthritis, dimana
terdapat hasil P=0,678 0,05 sehingga dapat diartikan bahwa tidak ada perbedaan yang
signifikan antara pemberian kompres hangat rebusan daun kelor dan pemberian kompres
hangat jahe merah.