Hubungan Peran Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Di Sma Negeri Kota Bukittinggi Tahun 2023.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Adrian, Ragil
Advisor:
Syukri, Rahmat
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Stunting, PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja), Tenaga Kesehatan, Perilaku, 8000
Hari Pertama Kehidupan (HPK)
DOI:
-
Abstract :
Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi
psikososial yang tida memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Peran PIK-R dan Peran
Tenaga Kesehatan dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada 8000 HPK Di Sma Negeri Kota Bukittinggi
Tahun 2023. Perilaku yang diteliti adalah pengetahuan, sikap, dan tindakan. Menggunakan desain penelitian
deskriptif analitik, pengambilan data purposive sampling dengan kuesioner. Populasi penelitian ini remaja
berusia 15-19 tahun yang tergabung dalam organisasi PIK-R di lima SMA Negeri kota Bukittinggi sebanyak
155 orang, dan sampel sebanyak 111 orang. Analisa data menggunakan analisis univariat, dan bivariat (chi
square). Hasil penelitian dari hasil bivariat didapatkan hubungan peran PIK-R dengan perilaku (P p val-
ue=0,001, S p value=0,005, T p value=0,331), dan hubungan peran tenaga kesehatan dengan perilaku (P p
value=0,012, S p value=0,141, T p value=0,029). Kesimpulan adanya hubungan peran PIK-R dengan perilaku
pencegahan stunting pada 8000 HPK, serta adanya hubungan antara peran tenaga kesehatan dengan perilaku
pencegahan stunting pada 8000 HPK. Saran diharapkan hasil penelitian ini tenaga kesehatan dan PIK-R
dapat meningkatkan perannya dalam edukasi tentang pencegahan stunting pada 8000 HPK, supaya dengan
meningkatnya pengetahuan remaja dapat memiliki perilaku yang lebih baik dalam pencegahan stunting pada
8000 HPK.
psikososial yang tida memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Peran PIK-R dan Peran
Tenaga Kesehatan dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada 8000 HPK Di Sma Negeri Kota Bukittinggi
Tahun 2023. Perilaku yang diteliti adalah pengetahuan, sikap, dan tindakan. Menggunakan desain penelitian
deskriptif analitik, pengambilan data purposive sampling dengan kuesioner. Populasi penelitian ini remaja
berusia 15-19 tahun yang tergabung dalam organisasi PIK-R di lima SMA Negeri kota Bukittinggi sebanyak
155 orang, dan sampel sebanyak 111 orang. Analisa data menggunakan analisis univariat, dan bivariat (chi
square). Hasil penelitian dari hasil bivariat didapatkan hubungan peran PIK-R dengan perilaku (P p val-
ue=0,001, S p value=0,005, T p value=0,331), dan hubungan peran tenaga kesehatan dengan perilaku (P p
value=0,012, S p value=0,141, T p value=0,029). Kesimpulan adanya hubungan peran PIK-R dengan perilaku
pencegahan stunting pada 8000 HPK, serta adanya hubungan antara peran tenaga kesehatan dengan perilaku
pencegahan stunting pada 8000 HPK. Saran diharapkan hasil penelitian ini tenaga kesehatan dan PIK-R
dapat meningkatkan perannya dalam edukasi tentang pencegahan stunting pada 8000 HPK, supaya dengan
meningkatnya pengetahuan remaja dapat memiliki perilaku yang lebih baik dalam pencegahan stunting pada
8000 HPK.