Perbandingan Efektivitas Pemberian Perasan Air Kunyit Dengan Kombinasi Air Kunyit Dan Madu Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Gastritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Bonjol Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Karnela, Oktaria Nanda
Advisor:
Juwita, Lisavina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perasan Air Kunyit, Perasan Air Kunyit dan Madu, Gastritis
DOI:
-
Abstract :
Gastritis merupakan penyakit tidak menular, namun dapat menyebabkan kematian.
Di Indonesia angka kejadian gastritis mencapai 40,8%. Begitu juga di Puskesmas
Bonjol ditemukan kasus gastritis sebanyak 1.946. Fenomena yang sering ditemukan
adalah kekeliruan dalam penanganan nyeri gastritis. Penatalaksanaan non-
farmakologi menggunakan terapi herbal yaitu kunyit dan madu. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pemberian perasan air kunyit
dengan kombinasi air kunyit dan madu pada pasien gastritis di Puskesmas Bonjol
tahun 2023. Jenis penelitian quasi eksperimental dengan two group pretest-postest
design. Intervensi dilakukan 2xsehari dalam waktu 7 hari sebanyak 5 rimpang
kunyit, 1 sendok madu, dan air hangat 60 ml . Populasi penelitian terdiri dari 42
pasien nyeri gastritis. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling
dengan sampel 30. 15 orang pemberian perasan air kunyit dan 15 orang kombinasi
air kunyit dan madu. Pengukuran nyeri menggunakan instrument NRS (Numeric
Rating Scale). Analisis data menggunakan wilcoxon dan mann-whitney test. Hasil
perasan air kunyit terhadap nyeri gastritis berpengaruh didapatkan nilai P-value
0.001. Kombinasi air kunyit dan madu juga berpengaruh terhadap nyeri gastritis
didapatkan nilai P-value 0.000. Tidak ada perbandingan efektivitas yang signifikan
antara kedua intervensi didapatkan P-value 0.491. Disimpulkan kedua intervensi
ini efektif terhadap penurunan nyeri gastritis. Diharapkan kepada responden untuk
memanfaatkan kedua terapi selama nyeri gastritis.
Di Indonesia angka kejadian gastritis mencapai 40,8%. Begitu juga di Puskesmas
Bonjol ditemukan kasus gastritis sebanyak 1.946. Fenomena yang sering ditemukan
adalah kekeliruan dalam penanganan nyeri gastritis. Penatalaksanaan non-
farmakologi menggunakan terapi herbal yaitu kunyit dan madu. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pemberian perasan air kunyit
dengan kombinasi air kunyit dan madu pada pasien gastritis di Puskesmas Bonjol
tahun 2023. Jenis penelitian quasi eksperimental dengan two group pretest-postest
design. Intervensi dilakukan 2xsehari dalam waktu 7 hari sebanyak 5 rimpang
kunyit, 1 sendok madu, dan air hangat 60 ml . Populasi penelitian terdiri dari 42
pasien nyeri gastritis. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling
dengan sampel 30. 15 orang pemberian perasan air kunyit dan 15 orang kombinasi
air kunyit dan madu. Pengukuran nyeri menggunakan instrument NRS (Numeric
Rating Scale). Analisis data menggunakan wilcoxon dan mann-whitney test. Hasil
perasan air kunyit terhadap nyeri gastritis berpengaruh didapatkan nilai P-value
0.001. Kombinasi air kunyit dan madu juga berpengaruh terhadap nyeri gastritis
didapatkan nilai P-value 0.000. Tidak ada perbandingan efektivitas yang signifikan
antara kedua intervensi didapatkan P-value 0.491. Disimpulkan kedua intervensi
ini efektif terhadap penurunan nyeri gastritis. Diharapkan kepada responden untuk
memanfaatkan kedua terapi selama nyeri gastritis.