Pengaruh Penggunaan Aplikasi PASHA(Pain Assessment, Stimulationand Healing Application) Dalam Menurunkan Nyeri Pada Pasien Post Operasi di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Nurhamidah
Advisor:
Kartika, Imelda R
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Nyeri post operasi, Manajemen Nyeri
DOI:
-
Abstract :
Nyeri pasca operasi merupakan reaksi tubuh terhadap kerusakan jaringan (mulai dari sayatan
kulit hingga kerusakan akibat pembedahan).Nyeri post operasi dapat dilakukan dengan
tindakan farmakologi dan non farmakologi. Tujuan penelitian untuk Mengetahui pengaruh
aplikasi PASHA untuk menurunkan nyeri pasien post operasi di RSUD Dr. Achmad Mochtar
Bukittinggi 2023. Metode yang digunakan quasi eksprimental, dengan rancangan one group
pretest posttest dan data di analisa univariat dan bivariat. Penelitian ini dilakukan penulis
pada bulan November tahun 2023. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 responden yang
telah memenuhi kriteria inklusi dengan satu kelompok perlakuan yaitu dengan perlakuan
terapi aplikasi PASHA. Instrumentnya dengan menggunakan lembar kusioner nyeri dan
lembar observasi dan lembar SOP, data dianalisis menggunakan Paired T-test, Wilcoxon dan
Independen T-test. Hasil penelitian rata-rata intensitas nyeri responden sesudah diberikan
beberapa terapi dari Aplikasi PASHA adalah 3,70 dengan standar deviasi 1,375 dan
minimum-maximum nyeri pada kelompok setelah diberikan terapi berkisar antara 2-7, serta
memiliki nilai p-value = 000
kulit hingga kerusakan akibat pembedahan).Nyeri post operasi dapat dilakukan dengan
tindakan farmakologi dan non farmakologi. Tujuan penelitian untuk Mengetahui pengaruh
aplikasi PASHA untuk menurunkan nyeri pasien post operasi di RSUD Dr. Achmad Mochtar
Bukittinggi 2023. Metode yang digunakan quasi eksprimental, dengan rancangan one group
pretest posttest dan data di analisa univariat dan bivariat. Penelitian ini dilakukan penulis
pada bulan November tahun 2023. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 responden yang
telah memenuhi kriteria inklusi dengan satu kelompok perlakuan yaitu dengan perlakuan
terapi aplikasi PASHA. Instrumentnya dengan menggunakan lembar kusioner nyeri dan
lembar observasi dan lembar SOP, data dianalisis menggunakan Paired T-test, Wilcoxon dan
Independen T-test. Hasil penelitian rata-rata intensitas nyeri responden sesudah diberikan
beberapa terapi dari Aplikasi PASHA adalah 3,70 dengan standar deviasi 1,375 dan
minimum-maximum nyeri pada kelompok setelah diberikan terapi berkisar antara 2-7, serta
memiliki nilai p-value = 000