Analisis Dampak Psikososial Anak Dengan Pakaian Badut Hiburan Jalanan Terhadap Perkembangan Anak Usia Sekolah di Kota Bukittinggi Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Daulay, Nur Asnani
Advisor:
Syukri, Rahmat
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Badut Jalanan, Pekerja Anak, Perkembangan
Psikososial,Pendidikan, Anak usia Sekolah
DOI:
-
Abstract :
Badut jalanan merupakan salah satu bentuk hiburan yang merupakan fenomena
baru di perkotaan. Badut jalanan adalah gaya baru dalam dunia jalanan dimana
seseorang memakai kostum badut, memakai topeng dan menari di jalan atau di
depan umum. Sayangnya, telah terjadi fenomena badut jalanan yang diperankan
oleh anak usia sekolah di kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk
membahas dampak psikososial yang dapat memengaruhi proses perkembangan
psikologi, sosial anak terhadap perkembangan anak usia sekolah di kota
Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
studi fenomenologi dan pendekatan persuasife. Teknik pengambilan partisipan
dilakukan secara Non Random Sampling (Snow-ball sampling) Pengumpulan data
pada penelitian dilakukan menggunakan wawancara mendalam (indept interview),
recorder (alat bantu perekam suara) dan observasi. Hasil penelitian ini
menemukan bahwa anak-anak yang bekerja atau anak yang terpaksa bekerja dapat
dipastikan akan terganggu pendidikannya, terganggu kesehatan fisik anak,
terganggu moralnya juga termasuk akan mengganggu perkembangan sosial dan
emosi anak. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan sebuah rekomendasi
kebijakan Kepada orang tua, untuk memberikan pengawasan kepada anak agar
anak tidak ikut-ikutan bekerja sebagai pengemis badut jalanan dan juga orang tua
tidak membiarkan bekerja,sebagaimana semestinya anak harus dipenuhi hak-
haknya.
baru di perkotaan. Badut jalanan adalah gaya baru dalam dunia jalanan dimana
seseorang memakai kostum badut, memakai topeng dan menari di jalan atau di
depan umum. Sayangnya, telah terjadi fenomena badut jalanan yang diperankan
oleh anak usia sekolah di kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk
membahas dampak psikososial yang dapat memengaruhi proses perkembangan
psikologi, sosial anak terhadap perkembangan anak usia sekolah di kota
Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
studi fenomenologi dan pendekatan persuasife. Teknik pengambilan partisipan
dilakukan secara Non Random Sampling (Snow-ball sampling) Pengumpulan data
pada penelitian dilakukan menggunakan wawancara mendalam (indept interview),
recorder (alat bantu perekam suara) dan observasi. Hasil penelitian ini
menemukan bahwa anak-anak yang bekerja atau anak yang terpaksa bekerja dapat
dipastikan akan terganggu pendidikannya, terganggu kesehatan fisik anak,
terganggu moralnya juga termasuk akan mengganggu perkembangan sosial dan
emosi anak. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan sebuah rekomendasi
kebijakan Kepada orang tua, untuk memberikan pengawasan kepada anak agar
anak tidak ikut-ikutan bekerja sebagai pengemis badut jalanan dan juga orang tua
tidak membiarkan bekerja,sebagaimana semestinya anak harus dipenuhi hak-
haknya.