Pengaruh Metode Konseling Dan Metode Smart Chatting Terhadap Pengetahuan Sikap Dalam Pencegahan Stunting Di Nagari Lasi Kecamatan Canduang Kabupaten Agam Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Darma, Liva
Advisor:
Susanty, Shantrya Dhelly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Stunting, Konseling, Smart Chatting
DOI:
-
Abstract :
Salah satu tantangan pembangunan manusia Indonesia yang berkualitas adalah stunting. Salah satu strategi percepatan penurunan stunting adalah pendekatan keluarga melalui pendampingan keluarga berisiko stunting untuk mencapai target sasaran, yakni calon pengantin (catin)/calon pasangan usia subur (PUS), ibu hamil dan menyusui sampai dengan pasca persalinan, dan anak 0-59 bulan. Metode Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan Two-Group Posttest-Only Design yaitu desain penelitian yang melibatkan dua kelompok
yaitu metode konseling dan Metode Smart Chatting. Populasi pada penelitian ini adalah 368 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Purposive Sampel. Penelitian dilakukan pada tanggal 02 Mei sampai 31 Mei 2024 Di Nagari Lasi Kecamatan Canduang
Kabupaten Agam.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan
sesudah penyuluhan dengan metode konseling (0,038 < (0,05) kepada pendamping
keluarga berisiko stunting di Wilayah Kerja Balai Penyuluh KB VII Koto Tahun 2024.
Namun tidak terdapat perbedaan sikap 0,100 (0,05) dengan metode konseling. Hasil
penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah
penyuluhan dengan metode smart chatting (0,031 < (0,05) kepada pendamping keluarga
berisiko stunting di Wilayah Kerja Balai Penyuluh KB VII Koto Tahun 2024. Namun tidak
terdapat perbedaan sikap 0,100 (0,05) dengan metode smart chatting( 0,570
(0,05).
Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konseling dan smart chatting
dapat meningkatkan pengetahuan sikap keluarga beresiko dengan melakukan edukasi
melalui media buku saku mengenai stunting di nagari lasi kecamatan canduang kabupaten
agam. Diharapkan bagi keluarga beresiko untuk meningkatkan sikap dalam mencegah
stunting karena pengetahuan saja tidak cukup mengubah pola hidup sehat keluarga yang
beresiko stunting.
yaitu metode konseling dan Metode Smart Chatting. Populasi pada penelitian ini adalah 368 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Purposive Sampel. Penelitian dilakukan pada tanggal 02 Mei sampai 31 Mei 2024 Di Nagari Lasi Kecamatan Canduang
Kabupaten Agam.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan
sesudah penyuluhan dengan metode konseling (0,038 < (0,05) kepada pendamping
keluarga berisiko stunting di Wilayah Kerja Balai Penyuluh KB VII Koto Tahun 2024.
Namun tidak terdapat perbedaan sikap 0,100 (0,05) dengan metode konseling. Hasil
penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah
penyuluhan dengan metode smart chatting (0,031 < (0,05) kepada pendamping keluarga
berisiko stunting di Wilayah Kerja Balai Penyuluh KB VII Koto Tahun 2024. Namun tidak
terdapat perbedaan sikap 0,100 (0,05) dengan metode smart chatting( 0,570
(0,05).
Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konseling dan smart chatting
dapat meningkatkan pengetahuan sikap keluarga beresiko dengan melakukan edukasi
melalui media buku saku mengenai stunting di nagari lasi kecamatan canduang kabupaten
agam. Diharapkan bagi keluarga beresiko untuk meningkatkan sikap dalam mencegah
stunting karena pengetahuan saja tidak cukup mengubah pola hidup sehat keluarga yang
beresiko stunting.