Pengaruh Edukasi Dengan Media Buku Saku Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Kesehatan Gigi Anak Usia 3-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Ibuh Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Talia, Lirza
Advisor:
Susanty, Shanrtya Dhelly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kesehatan Gigi, Pengetahuan, Sikap, Buku Saku
DOI:
-
Abstract :
Kesehatan gigi adalah gigi yang bebas dari karies. Jumlah kasus kesehatan
gigi dan mulut tertinggi di Kota Payakumbuh berada diwilayah kerja puskesmas
Ibuh yaitu 2.867 kasus. Hasil studi mengatakan bahwa faktor psikososial orang
tua berdampak negatif terhadap kesehatan gigi anak. Pengetahuan dan sikap Ibu
secara signifikan mempengaruhi pengetahuan, sikap dan perilaku anak. Salah satu
cara meningkatkan pengetahuan ibu yaitu dengan pemberian edukasi kesehatan
gigi. Salah satu jenis media dalam penyuluhan kesehatan gigi dan mulut adalah
media buku saku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Apakah ada
Pengaruh Edukasi Dengan Media Buku Saku Terhadap Peningkatan Pengetahuan
dan Sikap Ibu Tentang Kesehatan Gigi Anak Usia 3-5 tahun di Wilayah Kerja
Puskesmas Ibuh Tahun 2024.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Quasi
eksperimen. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Jumlah
sampel diambil sebanyak 20 responden, pengetahuan dan sikap diukur
menggunaakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pengetahuan ibu meningkat dari
7,30 menjadi 14,95. Uji statistic menggunakan Wilcoxon didapatkan p-value =
0.000 < 0.05 (Ho ditolak) artinya ada pengaruh edukasi dengan media buku saku
terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak usia 3-5 tahun.
Rata-rata sikap ibu sebelum diberikan edukasi meningkat dari 29,40 menjadi
38,75. Hasil uji statistic sikap menggunakan Wilcoxon didapatkan p-value =
0.000 < 0.05 (Ho ditolak) artinya ada pengaruh edukasi dengan media buku saku
terhadap peningkatan sikap ibu tentang kesehatan gigi anak usia 3-5 tahun.
Kesimpulannya adalah edukasi dengan buku saku berpengaruh terhadap
peningkatan pengetahuan dan sikap ibu tentang kesehatan gigi anak usia 3-5 tahun
di wilayah kerja Puskesmas Ibuh. Diharapkan ibu balita dapat menerapkan dan
meningkatkan kesadaran tentang menjaga kesehatan gigi anak dengan baik dan
benar.
gigi dan mulut tertinggi di Kota Payakumbuh berada diwilayah kerja puskesmas
Ibuh yaitu 2.867 kasus. Hasil studi mengatakan bahwa faktor psikososial orang
tua berdampak negatif terhadap kesehatan gigi anak. Pengetahuan dan sikap Ibu
secara signifikan mempengaruhi pengetahuan, sikap dan perilaku anak. Salah satu
cara meningkatkan pengetahuan ibu yaitu dengan pemberian edukasi kesehatan
gigi. Salah satu jenis media dalam penyuluhan kesehatan gigi dan mulut adalah
media buku saku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Apakah ada
Pengaruh Edukasi Dengan Media Buku Saku Terhadap Peningkatan Pengetahuan
dan Sikap Ibu Tentang Kesehatan Gigi Anak Usia 3-5 tahun di Wilayah Kerja
Puskesmas Ibuh Tahun 2024.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Quasi
eksperimen. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Jumlah
sampel diambil sebanyak 20 responden, pengetahuan dan sikap diukur
menggunaakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pengetahuan ibu meningkat dari
7,30 menjadi 14,95. Uji statistic menggunakan Wilcoxon didapatkan p-value =
0.000 < 0.05 (Ho ditolak) artinya ada pengaruh edukasi dengan media buku saku
terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak usia 3-5 tahun.
Rata-rata sikap ibu sebelum diberikan edukasi meningkat dari 29,40 menjadi
38,75. Hasil uji statistic sikap menggunakan Wilcoxon didapatkan p-value =
0.000 < 0.05 (Ho ditolak) artinya ada pengaruh edukasi dengan media buku saku
terhadap peningkatan sikap ibu tentang kesehatan gigi anak usia 3-5 tahun.
Kesimpulannya adalah edukasi dengan buku saku berpengaruh terhadap
peningkatan pengetahuan dan sikap ibu tentang kesehatan gigi anak usia 3-5 tahun
di wilayah kerja Puskesmas Ibuh. Diharapkan ibu balita dapat menerapkan dan
meningkatkan kesadaran tentang menjaga kesehatan gigi anak dengan baik dan
benar.