Evaluasi Program Public Safety Center (PSC) 119 Khadim Serambi Mekah (KSM) di Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Firdausi
Advisor:
Nurhayati
Hasrinal
Hasrinal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
SPGDT, Program Public Safety Center (PSC) 119
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Salah satu dari tiga pilar utama Program Indonesia Sehat adalah
pelayanan kesehatan, meliputi meliputi strategi peningkatan akses pelayanan
kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan,
dimana salah satu caranya adalah melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat
Terpadu (SPGDT). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan kepala-kepala
Bidang Yankes, data-data panggilan dan kasus yang ditangani PSC 119 KSM
menjadi acuan kegiatan. Tujuan : meliputi strategi peningkatan akses pelayanan
kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan,
dimana salah satu caranya adalah melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat
Terpadu (SPGDT). Metodelogi : Metode yang digunakan pada penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini digunakan mendapatkan data
yang mendalam suatu data yang mengandung makana, sesuai dengan penelitian yang
akan dilakukan dimana peneliti ingin memahami lebih dalam mengenai evaluasi
program PSC 119 KSM . Hasil : Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil
bahwa Program PSC 119 belum terlaksana secara maksimal berdasarkan peraturan
Menteri Kesehatan RI No 19 tahun 2016 tentang sistem penanggulangan gawat
darurat terpadu dan peraturan walikota Padang Panjang dan peraturan walikota
Padang Panjang No 06 tahun 2019. Kesimpulan : berdasarkan hasil observasi,
program PSC 119 KSM belum sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan RI No 19
Tahun 2016 dan peraturan Walikota Padang Panjang No 06 Tahun 2019 belum
terlaksana dengan baik. Petugas PSC 119 dan Pihak Dinas Kesehatan sudah
melakukan manajemen program PSC dengan baik, hanya saja komponen pendukung
belum memadai dalam input seperi SDM, sarana prasarana, pada komponen proses
seperti sosialisasi, dan partisipasi masyarakat sehingga program yang direncanakan
belum terlaksana dengan baik.
pelayanan kesehatan, meliputi meliputi strategi peningkatan akses pelayanan
kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan,
dimana salah satu caranya adalah melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat
Terpadu (SPGDT). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan kepala-kepala
Bidang Yankes, data-data panggilan dan kasus yang ditangani PSC 119 KSM
menjadi acuan kegiatan. Tujuan : meliputi strategi peningkatan akses pelayanan
kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan,
dimana salah satu caranya adalah melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat
Terpadu (SPGDT). Metodelogi : Metode yang digunakan pada penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini digunakan mendapatkan data
yang mendalam suatu data yang mengandung makana, sesuai dengan penelitian yang
akan dilakukan dimana peneliti ingin memahami lebih dalam mengenai evaluasi
program PSC 119 KSM . Hasil : Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil
bahwa Program PSC 119 belum terlaksana secara maksimal berdasarkan peraturan
Menteri Kesehatan RI No 19 tahun 2016 tentang sistem penanggulangan gawat
darurat terpadu dan peraturan walikota Padang Panjang dan peraturan walikota
Padang Panjang No 06 tahun 2019. Kesimpulan : berdasarkan hasil observasi,
program PSC 119 KSM belum sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan RI No 19
Tahun 2016 dan peraturan Walikota Padang Panjang No 06 Tahun 2019 belum
terlaksana dengan baik. Petugas PSC 119 dan Pihak Dinas Kesehatan sudah
melakukan manajemen program PSC dengan baik, hanya saja komponen pendukung
belum memadai dalam input seperi SDM, sarana prasarana, pada komponen proses
seperti sosialisasi, dan partisipasi masyarakat sehingga program yang direncanakan
belum terlaksana dengan baik.