Analisis Faktor Pelaksanaan Program Pendampingan Keluarga Di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Agam Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Azola, Fatia
Advisor:
Susanty, Shantrya Dhelly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pendampingan Keluarga, TPK(Tim Pendamping Keluarga), Stunting, Dinas Dalduk KBP2PA
DOI:
-
Abstract :
Pendampingan keluarga dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga Desa/Kelurahan yang
terdiri dari Bidan, Kader PKK dan Kader KB. Dalam berbagai kondisi, komposisi Tim
Pendamping Keluarga di Desa/Kelurahan dapat disesuaikan melalui bekerjasama dengan Bidan
dari Desa/Kelurahan lainnya atau melibatkan Perawat atau tenaga kesehatan lainnya. Upaya
penurunan stunting dimana salah satu program yang dikucurkan adalah pendampingan keluarga
berisiko stunting. Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayan Perempuan
Dan Perlindungan Anak Kabupaten Agam Memiliki 16 Kecamatan Dengan Jumlah TPK Di
Kabupaten Agam Sebanyak 1.113 Orang dengan jumlah tim sebanyak 371 Tim.Tujuan
penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor pelaksanaan program pendampingan keluarga di
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayan Perempuan Dan Perlindungan
Anak Kabupaten Agam Tahun 2024.
Jenis penelitian adalah kualitatif dengan fenomenologi, Informan berjumlah 14 orang
yang berasal dari dinas Dalduk KB P2PA Agam, Bidan , Kader TPKK, Kader KB di 4
Kecamatan Kabupaten Agam.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
mendalam,observasi dan telaah dokumen.Pengolahan data dengan mereduksi,menyajikan dan
menarik Kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi program pendampingan keluarga
terhadap penurunan stunting dari sisi input sudah terlaksakan dengan baik namun masih
kurangnya SDM pada tim pendampingan keluarga yang masih belum paham terhadap
pelaksanaan program, pada sisi proses terdapat perencanaan,pelaksanaan,pemantauan dan
pelaporan dan evaluasi sudah terjalankan dengan baik namun pada pelaporan di temukan
masalah jaringan pada aplikasi yang menyebabkan terhambatnya pelaporan data stunting, pada
sisi output sudah terlaksakan program pendampingan keluarga dengan capaian 88% Dinas
Dalduk KBP2PA.
Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program pendampingan keluarga terhadap
penurunan berisiko stunting Dinas Dalduk KBP2PA Kabupaten Agam berjalan dengan baik
namun belum efektif karena masih ditemukan kendala seperti kurangnya partisipasi dari sasaran
untuk mengikuti mengikuti kegiatan posyandu, pedampingan
terdiri dari Bidan, Kader PKK dan Kader KB. Dalam berbagai kondisi, komposisi Tim
Pendamping Keluarga di Desa/Kelurahan dapat disesuaikan melalui bekerjasama dengan Bidan
dari Desa/Kelurahan lainnya atau melibatkan Perawat atau tenaga kesehatan lainnya. Upaya
penurunan stunting dimana salah satu program yang dikucurkan adalah pendampingan keluarga
berisiko stunting. Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayan Perempuan
Dan Perlindungan Anak Kabupaten Agam Memiliki 16 Kecamatan Dengan Jumlah TPK Di
Kabupaten Agam Sebanyak 1.113 Orang dengan jumlah tim sebanyak 371 Tim.Tujuan
penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor pelaksanaan program pendampingan keluarga di
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayan Perempuan Dan Perlindungan
Anak Kabupaten Agam Tahun 2024.
Jenis penelitian adalah kualitatif dengan fenomenologi, Informan berjumlah 14 orang
yang berasal dari dinas Dalduk KB P2PA Agam, Bidan , Kader TPKK, Kader KB di 4
Kecamatan Kabupaten Agam.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
mendalam,observasi dan telaah dokumen.Pengolahan data dengan mereduksi,menyajikan dan
menarik Kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi program pendampingan keluarga
terhadap penurunan stunting dari sisi input sudah terlaksakan dengan baik namun masih
kurangnya SDM pada tim pendampingan keluarga yang masih belum paham terhadap
pelaksanaan program, pada sisi proses terdapat perencanaan,pelaksanaan,pemantauan dan
pelaporan dan evaluasi sudah terjalankan dengan baik namun pada pelaporan di temukan
masalah jaringan pada aplikasi yang menyebabkan terhambatnya pelaporan data stunting, pada
sisi output sudah terlaksakan program pendampingan keluarga dengan capaian 88% Dinas
Dalduk KBP2PA.
Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program pendampingan keluarga terhadap
penurunan berisiko stunting Dinas Dalduk KBP2PA Kabupaten Agam berjalan dengan baik
namun belum efektif karena masih ditemukan kendala seperti kurangnya partisipasi dari sasaran
untuk mengikuti mengikuti kegiatan posyandu, pedampingan