Pengaruh Pemberian Ekstrak Ikan Gabus (Oktabumin) Terhadap Luka Post Operasi SC di RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Falichah, Ifah Izza
Advisor:
Lazdia, Wenny
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ekstrak ikan gabus, penyembuhan luka, post sc
DOI:
-
Abstract :
Sectio caesarea adalah operasi melahirkan anak melalui sayatan pada dinding perut
dan rahim. Persalinan merupakan serangkaian kejadian yang berujung dengan
pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu melalui jalan lahir atau
melalui operasi SC, berlangsung dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan ibu
sendiri). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ikan
gabus (Oktabumin) terhadap luka post operasi sectio caesarea di RSUD Adnaan
WD Kota Payakumbuh Tahun 2024. Peneletian ini menggunakan quasi experiment
deseign dengan rancangan two group time series design. Populasi dalam penelitian
ini adalah semua ibu post operasi sectio caesarea di RSUD Adnaan WD Kota
Payakumbuh diperoleh sampel sebanyak 10 orang ibu post sc, terdiri 5 orang
sampel kelompok intervensi dan 5 orang sampel kelompok kontrol. Pengumpulan
data menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan responden
yang mengkonsumsi ekstrak ikan gabus terdapat (100%) memiliki penyembuhan
luka pada kategori baik, responden yang tidak mengkonsumsi ikan gabus sebagian
(60%) memiliki penyembuhan luka pada kategori buruk, rata-rata lamanya
penyembuhan luka pada hari ke-7 untuk kelompok intervensi sebesar 6,00000, dan
sebesar 12,8000 pada kelompok kontrol. Uji statistik menggunakan wilcoxon
diperoleh nilai p-value = 0,39 maka dapat di simpulkan terdapat pengaruh
pemberian ekstrak ikan gabus (Oktabumin) terhadap luka post operasi sectio
caesarea di RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh Tahun 2024. Penelitian ini
menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap penyembuhan luka pada
kelompok yang diberi perlakuan ekstrak ikan gabus dan tidak, sehingga dapat
digunakan sebagai masukan untuk menambah wawasan terhadap penyembuhan
luka operasi sectio caesarea pada ibu nifas.
dan rahim. Persalinan merupakan serangkaian kejadian yang berujung dengan
pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu melalui jalan lahir atau
melalui operasi SC, berlangsung dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan ibu
sendiri). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ikan
gabus (Oktabumin) terhadap luka post operasi sectio caesarea di RSUD Adnaan
WD Kota Payakumbuh Tahun 2024. Peneletian ini menggunakan quasi experiment
deseign dengan rancangan two group time series design. Populasi dalam penelitian
ini adalah semua ibu post operasi sectio caesarea di RSUD Adnaan WD Kota
Payakumbuh diperoleh sampel sebanyak 10 orang ibu post sc, terdiri 5 orang
sampel kelompok intervensi dan 5 orang sampel kelompok kontrol. Pengumpulan
data menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan responden
yang mengkonsumsi ekstrak ikan gabus terdapat (100%) memiliki penyembuhan
luka pada kategori baik, responden yang tidak mengkonsumsi ikan gabus sebagian
(60%) memiliki penyembuhan luka pada kategori buruk, rata-rata lamanya
penyembuhan luka pada hari ke-7 untuk kelompok intervensi sebesar 6,00000, dan
sebesar 12,8000 pada kelompok kontrol. Uji statistik menggunakan wilcoxon
diperoleh nilai p-value = 0,39 maka dapat di simpulkan terdapat pengaruh
pemberian ekstrak ikan gabus (Oktabumin) terhadap luka post operasi sectio
caesarea di RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh Tahun 2024. Penelitian ini
menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap penyembuhan luka pada
kelompok yang diberi perlakuan ekstrak ikan gabus dan tidak, sehingga dapat
digunakan sebagai masukan untuk menambah wawasan terhadap penyembuhan
luka operasi sectio caesarea pada ibu nifas.