Pengaruh Sigprocare HOCl 0,01% Terhadap TIME Management Luka Diabetes Mellitus Di Kota Bukittinggi Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Frengki
Advisor:
Lazdia, Wenny
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Diabetes Mellitus, Penyembuhan Luka, Sigprocare HOCl
DOI:
-
Abstract :
Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh tingginya kadar
glukosa dalam darah, yang disertai dengan kelainan metabolik. Penyebab lain dari luka
diabets mellitus juga karena faktor gaya hidup seperti mengkomsumsi makanan tinggi gula.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh sigprocare HOCl
0,01% dalam proses penyembuhan luka diabetes mellitus di kota Bukittinggi. Penelitian
ini bersifat kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen dan pendekatan One Group Pretest
Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang terindikasi
mempunyai luka diabetes mellitus di Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilakukan pada bulan
Februari Juni Tahun 2024. Sampel pada penelitian ini sebanyak 10 responden.
Pengambilan sampel dengan purposive sampling, data di analisa secara Univariat dan
Bivariat. Penelitian ini menggunakan lembar observasi BWAT (Bates-Jensen Wound
Assesment Tool) dan SOP Perawatan luka menggunakan sigprocare HOCl. Hasil analisa
univariat menunjukkan bahwa rerata luka diabetes mellitus sebelum diberikan sigprocare
HOCl 0,01% yaitu 35,3 dan rerata penyembuhan luka diabetes mellitus sesudah diberikan
sigprocare HOCl 0,01% yaitu 25,7. Hasil analisa bivariat menunjukkan terdapat pengaruh
penggunaan sigprocare HOCl 0,01% dalam proses penyembuhan luka diabetes mellitus
diperoleh Pvalue (0,000) (0,05) (Ho ditolak). Jadi, terdapat pengaruh sigprocare HOCl
0,01% dalam proses penyembuhan luka diabetes mellitus di Kota Bukittinggi. Diharapkan
bagi responden agar menerapkan penggunaan sigprocare HOCl 0,01% untuk penyembuhan
luka diabetes mellitus serta memperhatikan personal hygiene pada luka.
glukosa dalam darah, yang disertai dengan kelainan metabolik. Penyebab lain dari luka
diabets mellitus juga karena faktor gaya hidup seperti mengkomsumsi makanan tinggi gula.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh sigprocare HOCl
0,01% dalam proses penyembuhan luka diabetes mellitus di kota Bukittinggi. Penelitian
ini bersifat kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen dan pendekatan One Group Pretest
Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang terindikasi
mempunyai luka diabetes mellitus di Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilakukan pada bulan
Februari Juni Tahun 2024. Sampel pada penelitian ini sebanyak 10 responden.
Pengambilan sampel dengan purposive sampling, data di analisa secara Univariat dan
Bivariat. Penelitian ini menggunakan lembar observasi BWAT (Bates-Jensen Wound
Assesment Tool) dan SOP Perawatan luka menggunakan sigprocare HOCl. Hasil analisa
univariat menunjukkan bahwa rerata luka diabetes mellitus sebelum diberikan sigprocare
HOCl 0,01% yaitu 35,3 dan rerata penyembuhan luka diabetes mellitus sesudah diberikan
sigprocare HOCl 0,01% yaitu 25,7. Hasil analisa bivariat menunjukkan terdapat pengaruh
penggunaan sigprocare HOCl 0,01% dalam proses penyembuhan luka diabetes mellitus
diperoleh Pvalue (0,000) (0,05) (Ho ditolak). Jadi, terdapat pengaruh sigprocare HOCl
0,01% dalam proses penyembuhan luka diabetes mellitus di Kota Bukittinggi. Diharapkan
bagi responden agar menerapkan penggunaan sigprocare HOCl 0,01% untuk penyembuhan
luka diabetes mellitus serta memperhatikan personal hygiene pada luka.