Analisis Kesehatan Mental Remaja di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Kota Bukittinggi Tahun 2024.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   S, Divany Instalansa
Advisor:
Mariayana, Rina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kesehatan Mental, Remaja, Kecemasan, Depresi,Kehilangan Kontrol Prilaku, Kepuasan Hidup, Ikatan Emosi, Afek Positif Umum, dan Sekolah Menengah Atas
DOI:
-
Abstract :
Menurut World Health Organization secara global,1 dari 7 (14%) anak berusia 10-19 tahun
mengalami kondisi kesehatan mental, namun sebagian besar kondisi ini belum diketahui dan
diobati.Sementara hasil dari Indonesian National Adolescent Mental Health Survey (I-
NAMHS),menunjukkan bahwa 1 dari 3 remaja Indonesia pada rentang usia 10-17 tahun memiliki masalah
kesehatan mental,yang dimana selama 12 bulan terakhir 1 dari 20 remaja Indonesia memiliki gangguan
mental,yaitu kecemasan 3,7%,gangguan depresi mayor 1,0%, gangguan perilaku 0,9%,serta gangguan
stress pasca trauma (PTSD) dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) masing-
masing sebesar 0,5%.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Analisis Gambaran Kesehatan
Mental pada Remaja di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Kota Bukittinggi tahun 2024. Jenis
penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif yang menggunakan kuisioner
mental health inventory (MHI). Kesimpulan dari hasil penelitian adalah dari 130 remaja mengalami
psychological distress kecemasan sebanyak 57,7%,depresi sebanyak 51,5 loss of behaviora/emotional
control sebanyak 73 orang (56,2%) dan psychological well-being pada emotional control kepuasan hidup
sebanyak 55,4%,efek positif umum 50,8%, dan emotional ties 53,8%.
Download From Google Drive