Determinan Perilaku Keselamatan Berkendara (Safety Riding) pada Pengendara Sepeda Motor di Kota Bukittinggi Tahun 2024

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Firdaus, Beni
Advisor:
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Safety riding, sepeda motor
DOI:
-
Abstract :
Safety riding merupakan suatu perilaku untuk menunjang keselamatan
berkendara bagi pengedara sepeda motor. Sebagian besar kecelakaan lalu lintas
didominasi oleh pengendara sepeda motor yaitu sebesar 77% dari seluruh
kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Begitu juga di Kota Bukittinggi, tercatat 93
kasus kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor dari total 103
kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada semester I tahun 2024. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui determinan perilaku keselamatan berkendara (safety
riding) pada Pengendara Sepeda Motor di Kota Bukittinggi tahun 2024
Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional study.
Populasi pengendara motor yaitu sebanyak 118.603. pengambilan sampel
menggunakan teknik accidental sampling dengan besaran sampel sebanyak 99
responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, analisis data meliputi
analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50,5% berpengetahuan tinggi, 52,5%
sikap positif, 40,4% kelompok usia pra lansia, 86,9% pengalaman berkendara > 5
tahun, 80,8% berpendidikan SMA/ sederajat, 54,5% safety riding baik.
Determinan perilaku safety riding pengendara sepeda motor di Kota Bukittinggi
adalah pengetahuan (p = 0,001, OR = 4,429), sikap (p = 0,000, OR = 6,4) dan
lama pengalaman berkendara (p = 0,032, OR = 4,857) sedangkan pendidikan tidak
menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,190).
Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap dan lama pengalaman berkendara
merupakan determinan faktor perilaku safety riding pada pengedara sepeda motor
di Kota Bukittinggi. Untuk itu diharapkan kepada semua pihak terutama Satlantas
Polresta Bukittinggi untuk lebih menggiatkan sosialisasi dan penindakan terhadap
pelanggar safety riding terutama pada kelompok usia remaja dan dewasa awal.
Download From Google Drive