Hubungan Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Di Puskesmas Gurun Kabupaten Tanah Datar Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Waljannah, Afifa Ridhoka
Advisor:
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Mutu Pelayanan, kepuasan pasien, puskesmas
DOI:
-
Abstract :
Kepuasan pasien adalah hasil penilaian dalam bentuk respon perasaan senang dan
puas pada pasien karena terpenuhinya harapan dan keinginannya dalam
menggunakan dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil survey awal,
pasien mengatakan kepuasan pasien masih belum tercapai sepenuhnya dikarenakan
pelayanan yang diberikan belum maksimal seperti kepedulian petugas yang masih
kurang dan sarana prasarana yang masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah ada hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan
pasien di Puskesmas Gurun Tahun 2024
Jenis penelitian kuantitatif dengan desain crossectional study. Populasi dalam
penelitian ini adalah sebanyak 1.268 pasien dengan jumlah sampel sebanyak 93.
Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan cara wawancara dan membagikan kuesioner kepada responden.
Analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat yaitu uji chisquare
Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap
kepuasan pasien dengan hasil univariat yaitu kepuasan 56 (60.2%) responden yang
tidak puas, 65 (69,9%) reliability kurang baik, 49 (52.7%) responsivness kurang
baik, 42 (45,2%) assurance kurang baik, 66 (71.0%) emphaty kurang baik, 65
(69,9%) tangible kurang baik. Dan hasil bivariat dengan nilai yaitu reliability (p
value = 0,026), responsivness (p value = 0,019), assurance (p value = 0,014),
emphaty (p value = 0,001), tangible (p value = 1,42).
Dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan yang paling berhubungan dengan
kepuasan pasien adalah tangible (bukti fisik) dengan OR = 4,97. Untuk itu
diharapkan kepada petugas Puskesmas Gurun agar selalu meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan dibagian tangible (Bukti Fisik) selama melakukan pelayanan
terhadap pasien.
puas pada pasien karena terpenuhinya harapan dan keinginannya dalam
menggunakan dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil survey awal,
pasien mengatakan kepuasan pasien masih belum tercapai sepenuhnya dikarenakan
pelayanan yang diberikan belum maksimal seperti kepedulian petugas yang masih
kurang dan sarana prasarana yang masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah ada hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan
pasien di Puskesmas Gurun Tahun 2024
Jenis penelitian kuantitatif dengan desain crossectional study. Populasi dalam
penelitian ini adalah sebanyak 1.268 pasien dengan jumlah sampel sebanyak 93.
Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan cara wawancara dan membagikan kuesioner kepada responden.
Analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat yaitu uji chisquare
Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap
kepuasan pasien dengan hasil univariat yaitu kepuasan 56 (60.2%) responden yang
tidak puas, 65 (69,9%) reliability kurang baik, 49 (52.7%) responsivness kurang
baik, 42 (45,2%) assurance kurang baik, 66 (71.0%) emphaty kurang baik, 65
(69,9%) tangible kurang baik. Dan hasil bivariat dengan nilai yaitu reliability (p
value = 0,026), responsivness (p value = 0,019), assurance (p value = 0,014),
emphaty (p value = 0,001), tangible (p value = 1,42).
Dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan yang paling berhubungan dengan
kepuasan pasien adalah tangible (bukti fisik) dengan OR = 4,97. Untuk itu
diharapkan kepada petugas Puskesmas Gurun agar selalu meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan dibagian tangible (Bukti Fisik) selama melakukan pelayanan
terhadap pasien.