Perbandingan Efektivitas Ekstrak Batang Serei Wangi Dengan Daun Pandan Terhadap Kematian Larva Aedes aegepty Tahun 2024

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Kurniawa, Afdillah Fajri
Advisor:
Yasril, Abdi Iswahyudi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Aedes segypti, serei wangi, pandan
DOI:
-
Abstract :
Virus dengue merupaka penyebab Demam Berdarah (DBD) yang ditularkan oleh
nyamuk Aedes aegypti. Kasus DBD di Indonesia terus meningkat, pada Tahun 2021
sebanyak 73.518, kemudian meningkat di Tahun 2022 sebanyak 131.265 dan pada
periode Januari-Juli 2023 sebanyak 42.690. Salah satu teknik yang dilakukan dalam
pengendalian vektor DBD adalah dengan penggunaan larvasida alami. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan efektivitas antara ekstrak batang
serei wangi dengan daun pandan terhadap kematian larva Aedes aegypti. Jenis
penelitian ini adalah Eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah larva nyamuk
Aedes aegypti sebanyak 450 ekor. Kedua perlakuan pada penelitian ini mendapatkan
9 kali pengulangan, setiap perlakuan dibagi menjadi 3 kelompok dosis yang berbeda, yaitu 10 ml, 30 ml dan 50 ml. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah
kematian larva dengan menggunakan ekstrak batang serei wangi yaitu 20 ekor (80%), sedangkan dengan menggunakan ekstrak daun pandan yaitu 14 ekor (56%). Hasil uji independent sampel t test diperoleh ada perbedaan efektivitas antara ektrak batang
serei wangi dan daun pandan terhadap kematian larva Aedes aegypti dengan p-Value = 0.007. Kesimpulannya adalah ada perbedaan efektivitas ekstrak batang serei wangi dan daun pandan terhadap kematian larva Aedes aegypti. Diharapkan kepada
masyarakat untuk memanfaatkan tanaman serei wangi dalam pengendalian vektor DBD.
Download From Google Drive