Uji Efektifitas Antiaterosklerosis Ekstrak Etanol Daun Sukun (Atrocarpus Altilis) Pada Puyuh Jantan (Cortunix japonica)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Savitri, Viola Rahma
Advisor:
Andika, Miming
Hasanah, Rizqa
Hasanah, Rizqa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Daun Sukun, Burung Puyuh, Propylthiouracil (PTU), Clopidogrel (CPG)
DOI:
-
Abstract :
Aterosklerosis merupakan suatu penyakit radang kronis di dinding bagian dalam
arteri, ditandai adanya plak yang disebabkan penumpukan lemak, serta sel-sel inflamasi,
matriks ekstraseluler dan sampah seluler lainnya yang tertinggal pada dinding pembuluh
arteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun sukun
(Atrocarpus altilis) untuk pencegahan penyakit antiaterosklerosis. Dalam penelitian
burung puyuh sebagai hewan objek selama 60 hari, dengan membagi 6 kelompok dan
memberikan perlakuan terhadap masing-masing kelompok. Kelompok pertama makanan
lemak tinggi+Propylthiouracil, kelompok kedua makanan standar, kelompok ketiga
pembanding makanan standar + Clopidogrel, kelompok keempat kelompok ekstrak etanol
daun sukun dosis 130mg/kgBB, kelompok kelima ekstrak etanol daun sukun dosis
260mg/kgBB, dan terakhir kelompok keenam ekstrak etanol daun sukun dosis
250mg/kgbBB. Data hasil analisis One Way dan dilanjutkan uji Ducan, didapatkan hasil
bahwa pemerian ekstrak etanol daun sukun pada dosis 130mg/kgBB, 260mg/kgBB, dan
520mg/kgBB berpengaruh dalam penurunan kadar kolesterol, LDL, HDL, Trigliserida,
dan VLDL secara adanya perbedaan dalam setiap perlakuan (p
arteri, ditandai adanya plak yang disebabkan penumpukan lemak, serta sel-sel inflamasi,
matriks ekstraseluler dan sampah seluler lainnya yang tertinggal pada dinding pembuluh
arteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun sukun
(Atrocarpus altilis) untuk pencegahan penyakit antiaterosklerosis. Dalam penelitian
burung puyuh sebagai hewan objek selama 60 hari, dengan membagi 6 kelompok dan
memberikan perlakuan terhadap masing-masing kelompok. Kelompok pertama makanan
lemak tinggi+Propylthiouracil, kelompok kedua makanan standar, kelompok ketiga
pembanding makanan standar + Clopidogrel, kelompok keempat kelompok ekstrak etanol
daun sukun dosis 130mg/kgBB, kelompok kelima ekstrak etanol daun sukun dosis
260mg/kgBB, dan terakhir kelompok keenam ekstrak etanol daun sukun dosis
250mg/kgbBB. Data hasil analisis One Way dan dilanjutkan uji Ducan, didapatkan hasil
bahwa pemerian ekstrak etanol daun sukun pada dosis 130mg/kgBB, 260mg/kgBB, dan
520mg/kgBB berpengaruh dalam penurunan kadar kolesterol, LDL, HDL, Trigliserida,
dan VLDL secara adanya perbedaan dalam setiap perlakuan (p