Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Madina Bukittinggi Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Fitri, Rahma Dillah
Advisor:
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Riwayat Sectio Caesarea, PEB, KPD, Oligohidramnion
DOI:
-
Abstract :
Persalinan sectio caesarea adalah proses pembedahan melalui irisan pada dinding perut
dan dinding rahim untuk melahirkan janin. Menurut WHO standar Sectio Caesarea sekitar 5-15
persen. Sectio Caesarea di Indonesia sangat tinggi antara 30-70%. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui hubungan Riwayat Sectio Caesarea, PEB, KPD dan Oligohidramnion dengan
kejadian Sectio Caesarea di Rumah Sakit Madina Kota Bukittinggi Tahun 2023. Penelitian ini
dilaksanakan dengan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Data yang
dikumpulkan adalah data sekunder melihat rekam medis. Populasi penelitian ini seluruh ibu
bersalin di Rumah Sakit Madina 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan systematic
random sampling dengan rumus slovin, jumlah sampel 273 ibu bersalin. Hasil penelitian
terdapat adanya hubungan yang signifikan antara Riwayat sectio caesarea dengan kejadian
sectio caesarea diperoleh P Value 0,000, PEB dengan kejadian sectio caesarea diperoleh P Value
0,061, oligohidramnion dengan kejadian sectio caesarea P Value 0,028, sedangkan KPD tidak
terdapat hubungan dengan kejadian sectio caesarea dengan P Value 0,129. Penelitian ini terdapat
hubungan kejadian sectio caesarea, PEB dan oligohidramnion sedangan KPD tidak ada
hubungan dengan kejadian sectio caesarea di Rumah Sakit Madina Kota Bukittinggi Tahun
2023. Disarankan agar ibu hamil diberikan penyuluhan faktor resiko selama kehamilan dan cara
mengatasinya sehingga dapat menimalisir Kejadian Sectio Caesarea
dan dinding rahim untuk melahirkan janin. Menurut WHO standar Sectio Caesarea sekitar 5-15
persen. Sectio Caesarea di Indonesia sangat tinggi antara 30-70%. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui hubungan Riwayat Sectio Caesarea, PEB, KPD dan Oligohidramnion dengan
kejadian Sectio Caesarea di Rumah Sakit Madina Kota Bukittinggi Tahun 2023. Penelitian ini
dilaksanakan dengan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Data yang
dikumpulkan adalah data sekunder melihat rekam medis. Populasi penelitian ini seluruh ibu
bersalin di Rumah Sakit Madina 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan systematic
random sampling dengan rumus slovin, jumlah sampel 273 ibu bersalin. Hasil penelitian
terdapat adanya hubungan yang signifikan antara Riwayat sectio caesarea dengan kejadian
sectio caesarea diperoleh P Value 0,000, PEB dengan kejadian sectio caesarea diperoleh P Value
0,061, oligohidramnion dengan kejadian sectio caesarea P Value 0,028, sedangkan KPD tidak
terdapat hubungan dengan kejadian sectio caesarea dengan P Value 0,129. Penelitian ini terdapat
hubungan kejadian sectio caesarea, PEB dan oligohidramnion sedangan KPD tidak ada
hubungan dengan kejadian sectio caesarea di Rumah Sakit Madina Kota Bukittinggi Tahun
2023. Disarankan agar ibu hamil diberikan penyuluhan faktor resiko selama kehamilan dan cara
mengatasinya sehingga dapat menimalisir Kejadian Sectio Caesarea