Uji Toksisitas Kombinasi Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostans L) Dan Daun Sirsak (Annona muricata L)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rusdiyanti, Silvi
Advisor:
Silvia
Nanda
Nanda
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Toksisitas, BSLT, Garcinia mangostans Linn, Annona muricata L
DOI:
-
Abstract :
Uji toksisitas adalah suatu uji yang dilakukan untuk mendeteksi efek toksik suatu zat pada
sistem biologi dan untuk memperoleh data dosis respon dari sediaan uji. Metode yang
digunakan adalah metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) digunakan dari hewan uji
larva udang, karena mudah, cepat, murah, dan cukup reproducible. BSLT merupakan salah
satu metode uji toksisitas yang banyak digunakan dalam penelusuran senyawa bioaktif yang
bersifat toksik dari bahan alam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui toksisitas ekstrak
tunggal kulit buah manggis (Garcinia mangostans) dan daun sirsak (Annona muricata L).
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan observasional dan
eksperimen murni uji laboratorium dilaboratorium Universitas Fort De Kock. Uji BSLT
dilakukan pada ekstrak tunggal etanol daun sirsak, dan ekstrak tunggal kulit buah manggis,
serta kombinasi kedua ekstrak dengan kombinasi 1:3, 1:1, 3:1. Hasil uji toksisitas diperoleh
nilai LC50 dari ekstrak daun sirsak, kulit manggis, kombinasi ekstrak 1:3, 1:1, 3:1 secara
berturut turut : 52,59 ppm, 106,32 ppm, 200,33 ppm, 181,55 ppm, 266,22 ppm. Kesimpulan
dimana hasil yang didapatkan pada pengujian ekstrak kulit buah manggis dan ekstrak daun
sirsak dan kombinasi dimana hasil yang menunjukan daun sirsak dikatagorikan toksik karna
masuk rentan nilai LC50 1-100 (Toksik). Saran untuk dilakukan uji tahap selanjutnya ke sel
kanker dengan menggunakan perbandingan dengan konsentrasi yang mencakup dalam nilai
LC yang diperoleh.
sistem biologi dan untuk memperoleh data dosis respon dari sediaan uji. Metode yang
digunakan adalah metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) digunakan dari hewan uji
larva udang, karena mudah, cepat, murah, dan cukup reproducible. BSLT merupakan salah
satu metode uji toksisitas yang banyak digunakan dalam penelusuran senyawa bioaktif yang
bersifat toksik dari bahan alam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui toksisitas ekstrak
tunggal kulit buah manggis (Garcinia mangostans) dan daun sirsak (Annona muricata L).
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan observasional dan
eksperimen murni uji laboratorium dilaboratorium Universitas Fort De Kock. Uji BSLT
dilakukan pada ekstrak tunggal etanol daun sirsak, dan ekstrak tunggal kulit buah manggis,
serta kombinasi kedua ekstrak dengan kombinasi 1:3, 1:1, 3:1. Hasil uji toksisitas diperoleh
nilai LC50 dari ekstrak daun sirsak, kulit manggis, kombinasi ekstrak 1:3, 1:1, 3:1 secara
berturut turut : 52,59 ppm, 106,32 ppm, 200,33 ppm, 181,55 ppm, 266,22 ppm. Kesimpulan
dimana hasil yang didapatkan pada pengujian ekstrak kulit buah manggis dan ekstrak daun
sirsak dan kombinasi dimana hasil yang menunjukan daun sirsak dikatagorikan toksik karna
masuk rentan nilai LC50 1-100 (Toksik). Saran untuk dilakukan uji tahap selanjutnya ke sel
kanker dengan menggunakan perbandingan dengan konsentrasi yang mencakup dalam nilai
LC yang diperoleh.