Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Etanol, Etil Asetat, dan N- Heksan Dari Ekstrak Etanol Batang Bajakah Tampala Berasal Di Hutan Lindung Lima Puluh Kota
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sargad, Risma Harmoyeni
Advisor:
Yesti, Yulia
Nanda
Nanda
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
metode aktivitas antioksidan, DPPH,dan IC50 batang bajakah tampala
DOI:
-
Abstract :
Bajakah tampala (spathollobus litoralit hassk) yang berasal dari provinsi sumatera
barat banyak ditemukan di hutan lindung lima puluh kota, bahwa bajakah dikenal
sebagai tanaman obat tradisional untuk pengobatan bermacam jenis penyakit.
Bajakah tampala (spathollobus litoralit hassk) sudah diteliti oleh peneliti yang
berasal dari kalimanta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023-
Juni 2024 di laboratorium kimia farmasi Universitas Fort De Kock bukittinggi.
Tujuan untuk penentuan nilai IC50 ekstrak etanol, fraksi etanol, fraksi etil asetat,
dan fraksi n-heksan. Metode penelitin yaitu eksperimen, penentuan aktivitas
antioksidan dengan metode DPPH (1,1-defenil-2- pikrilhidrazil). Hasil penelitian
ini didapatkan nilai IC50 dari ekstrak, fraksi etanol, fraksi etil asetat, dan fraksi n-
heksan secara berturut-turut sebesar 11,73 ppm, 13,15 ppm, 10,16 ppm, dan 100
ppm. Nilai IC50 paling baik didapatkan pada fraksi etil asetat yaitu sebesar 10,16
ppm menurut penelitian. Vitamin C sebagai pembanding didapatkan sebesar
9,23ppm. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu hasil aktivitas antioksidan yang
didapatkan paling baik pada fraksi etil asetat sebesar 10,16 ppm meliputi kategori
sangat kuat. Penelitian selanjutnya diharapkan adanya uji sitotoksik dari etil
asetat batang bajakah tampala tampala (spathollobus litoralit hassk) secara uji in
vivo
barat banyak ditemukan di hutan lindung lima puluh kota, bahwa bajakah dikenal
sebagai tanaman obat tradisional untuk pengobatan bermacam jenis penyakit.
Bajakah tampala (spathollobus litoralit hassk) sudah diteliti oleh peneliti yang
berasal dari kalimanta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023-
Juni 2024 di laboratorium kimia farmasi Universitas Fort De Kock bukittinggi.
Tujuan untuk penentuan nilai IC50 ekstrak etanol, fraksi etanol, fraksi etil asetat,
dan fraksi n-heksan. Metode penelitin yaitu eksperimen, penentuan aktivitas
antioksidan dengan metode DPPH (1,1-defenil-2- pikrilhidrazil). Hasil penelitian
ini didapatkan nilai IC50 dari ekstrak, fraksi etanol, fraksi etil asetat, dan fraksi n-
heksan secara berturut-turut sebesar 11,73 ppm, 13,15 ppm, 10,16 ppm, dan 100
ppm. Nilai IC50 paling baik didapatkan pada fraksi etil asetat yaitu sebesar 10,16
ppm menurut penelitian. Vitamin C sebagai pembanding didapatkan sebesar
9,23ppm. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu hasil aktivitas antioksidan yang
didapatkan paling baik pada fraksi etil asetat sebesar 10,16 ppm meliputi kategori
sangat kuat. Penelitian selanjutnya diharapkan adanya uji sitotoksik dari etil
asetat batang bajakah tampala tampala (spathollobus litoralit hassk) secara uji in
vivo