Uji Laboratorium Dan Uji Organoleptik Susu Kurma Sebagai Inovasi Dalam Memenuhi Kebutuhan Gizi Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Dewi, Nita Puspita
Advisor:
Sari, Vitria Komala
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Susu Kurma, Ibu Menyusui, Organoleptik
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2021
melaporkan data pemberian ASI Eksklusif secara global mengalami penurunan
selama periode 2015-2020. Kurma mengandung hormon yang mirip hormon
oksitosin, yakni hormon yang dihasilkan oleh neurohipofisa. Hormon oksitosin
dialirkan melalui darah menuju payudara, hormon ini akan membantu memacu
kontraksi pada pembuluh darah vena yang ada di sekitar payudara ibu, sehingga
memacu kelenjar air susu untuk memproduksi ASI. Tujuan penelitian yaitu,
Untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi pada susu kurma sebagai
minuman untuk memenuhi kebutuhan gizi Ibu menyusui. Jenis penelitian
Eksperimen. Sampel pada penelitian ini yaitu 30 orang ibu yang memiliki bayi
usia 0-6 bulan, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data
meliputi analisis univariat dengan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan
uji organoleptik didapatkan bahwa 56,7% responden sangat suka terhadap susu
kurma, 50% suka pada warna susu kurma, 56,7% suka terhadap aroma susu
kurma, 43,3% menyukai tekstur dari susu kurma, 63,3% menyatakan rasa manis
pada susu kurma. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa ibu bayi menyukai susu
kurma serta dapat membantuk memenuhi kebutuhan gizi pada ibu. Diharapkan
kepada semua ibu menyusui memanfaatkan inovasi olahan susu kurma dapat
bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan gizi pada ibu menyuusi.
melaporkan data pemberian ASI Eksklusif secara global mengalami penurunan
selama periode 2015-2020. Kurma mengandung hormon yang mirip hormon
oksitosin, yakni hormon yang dihasilkan oleh neurohipofisa. Hormon oksitosin
dialirkan melalui darah menuju payudara, hormon ini akan membantu memacu
kontraksi pada pembuluh darah vena yang ada di sekitar payudara ibu, sehingga
memacu kelenjar air susu untuk memproduksi ASI. Tujuan penelitian yaitu,
Untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi pada susu kurma sebagai
minuman untuk memenuhi kebutuhan gizi Ibu menyusui. Jenis penelitian
Eksperimen. Sampel pada penelitian ini yaitu 30 orang ibu yang memiliki bayi
usia 0-6 bulan, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data
meliputi analisis univariat dengan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan
uji organoleptik didapatkan bahwa 56,7% responden sangat suka terhadap susu
kurma, 50% suka pada warna susu kurma, 56,7% suka terhadap aroma susu
kurma, 43,3% menyukai tekstur dari susu kurma, 63,3% menyatakan rasa manis
pada susu kurma. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa ibu bayi menyukai susu
kurma serta dapat membantuk memenuhi kebutuhan gizi pada ibu. Diharapkan
kepada semua ibu menyusui memanfaatkan inovasi olahan susu kurma dapat
bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan gizi pada ibu menyuusi.