Optimasi Aktivitas Antibakteri Streptococcus mutans Dari Ekstrak Jintan Hitam (Nigella sativa) Dan Daun Sirih Hijau (Piper betle L)

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Annisa, Refina
Advisor:
Nanda
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Streptococcus mutans, Karies gigi, Piper betle L, Nigella sativa
DOI:
-
Abstract :
Karies gigi atau gigi berlubang, merupakan masalah kesehatan
masyarakat yang signifikan, Sekitar 2,43 miliar orang (36% dari populasi)
memiliki karies gigi. Sisa-sisa makanan pada permukaan gigi dimetabolisme
oleh mikroorganisme, yang menghasil kan asam dan menyebabkan kerusakan
gigi. Rongga mulut dihuni lebih dari 600 spesies bakteri yang berbeda, di
antaranya Streptococcus mutans yang merupakan penjajah paling makmur dan
menyebabkan karies gigi. Streptococcus mutans menghasilkan asam laktat yang
menyebabkan penurunan pH di lingkungan, kemudian menghambat pertumbuh
an mikroba lainnya.
Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni dngan
menggunakan antimikrob streptococcus mutans yang telah dilaksanakan pada
bulan januari februari 2024 dan memakai metode difusi cakram yang memiliki
kelebihan dapat digunakan untuk senyawa non polar cepat, mudah dan
sederhana dengan membandingkan konsentrasi konbinasi rata-rata zona hambat
dengan perbandingan 3:1, 1:1, 1:3 dengan konsentrasi 25%, 12,5% dan 7,25%
Berdasarkan hasil uji antibakteri streptococcus mutans pada ekstrak
etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L ) Dan Biji Jintan Hitam (Nigella sativa)
pada pengujian ekstrak tunggal memiliki efektivitas antibakteri terhadap bakteri
Streptococcus mutans dan daya hambat paling aktif pada kombinasi ekstrak
etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L ) Dan Biji Jintan Hitam (Nigella sativa)
pada kombinasi ekstrak juga memiliki efektivitas dalam menghambat
pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans di perbandingan 1:1 pada
konsentrasi 25% sebesar 10,7.
Download From Google Drive