Uji laboratorium dan organoleptik Stik Daun Bayam (Amaranthus) pada ibu nifas dan menyusui di wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sustra, Munika
Advisor:
Sari, Vitria Komala
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ASI Eksklusif, Ibu Nifas dan Menyusui, Uji Laboratorium dan Organoleptik, Stik Daun Bayam
DOI:
-
Abstract :
ASI merupakan makanan ideal untuk bayi, aman, bersih, dan mengandung antibodi
yang membantu melindungi terhadap banyak penyakit umum pada masa kanak-kanak.WHO
dan UNICEF merekomendasikan pemberian ASI dimulai dalam waktu satu jam setelah
kelahiran, dilanjutkan tanpa makanan atau cairan lain selama enam bulan pertama
kehidupan,dan dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI (menyusui dengan
makanan lain sesuai usia). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil Uji laboratorium dan
organoleptik Stik Daun Bayam (Amaranthus) pada ibu nifas dan menyusui diwilayah kerja
Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen Uji
Laboratorium dan Uji Organoleptik. Populasi dalam penelitian sebanyak 33 orang responden
ibu nifas dan menyusui bayi usia 0-6 bulan, sampel sebanyak 33 responden dipilih secara
purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner uji organoleptik. Analisis
data penelitian ini secara univariat menggunakan eksperimen uji laboratorium dan uji
organoleptik. Didapatkan hasil pada uji analisis proksimat meliputi karbohidrat 52.15%,
protein 11.74%, lemak 32.43%, dan air 2.23%. Dan uji organoleptik dengan parameter warna
42.4 % ketentuan hedonik sangat suka, aroma 45.5% ketentuan hedonik sangat suka, rasa
42.4% ketentuan hedonik sangat suka, dan tekstur 45.5% ketentuan hedonik sangat suka.
Kesimpulan uji laboratorium pada stik daun bayam dengan takaran yang telah ditentukan
dapat memenuhi kebutuhan gizi pada ibu nifas dan menyusui. Disarankan agar ibu nifas dan
menyusui meningkatkan produksi ASI dengan mengkonsumsi produk inovasi terbaru.
yang membantu melindungi terhadap banyak penyakit umum pada masa kanak-kanak.WHO
dan UNICEF merekomendasikan pemberian ASI dimulai dalam waktu satu jam setelah
kelahiran, dilanjutkan tanpa makanan atau cairan lain selama enam bulan pertama
kehidupan,dan dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI (menyusui dengan
makanan lain sesuai usia). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil Uji laboratorium dan
organoleptik Stik Daun Bayam (Amaranthus) pada ibu nifas dan menyusui diwilayah kerja
Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen Uji
Laboratorium dan Uji Organoleptik. Populasi dalam penelitian sebanyak 33 orang responden
ibu nifas dan menyusui bayi usia 0-6 bulan, sampel sebanyak 33 responden dipilih secara
purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner uji organoleptik. Analisis
data penelitian ini secara univariat menggunakan eksperimen uji laboratorium dan uji
organoleptik. Didapatkan hasil pada uji analisis proksimat meliputi karbohidrat 52.15%,
protein 11.74%, lemak 32.43%, dan air 2.23%. Dan uji organoleptik dengan parameter warna
42.4 % ketentuan hedonik sangat suka, aroma 45.5% ketentuan hedonik sangat suka, rasa
42.4% ketentuan hedonik sangat suka, dan tekstur 45.5% ketentuan hedonik sangat suka.
Kesimpulan uji laboratorium pada stik daun bayam dengan takaran yang telah ditentukan
dapat memenuhi kebutuhan gizi pada ibu nifas dan menyusui. Disarankan agar ibu nifas dan
menyusui meningkatkan produksi ASI dengan mengkonsumsi produk inovasi terbaru.