Aktivitas Antioksidan Dan Penetapan Kadar Total Fenol Dari Ekstrak Campuran Kulit Jeruk Manis (Citrus x sinensis (L.) Osbeck) Dan Kulit Pepaya (Carica papaya L.)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Ricini, Rachel Margareta
Advisor:
Yesti, Yulia
Fitriani, Oryza Sativa
Fitriani, Oryza Sativa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kulit Jeruk Manis, Kulit Pepaya, Aktivitas Antioksidan, DPPH,
Total Fenol
DOI:
-
Abstract :
Tanaman jeruk manis dan pepaya banyak diminati masyarakat,
pemanfaatan buah jeruk manis dan pepaya semakin meningkat tetapi hanya
sebatas daging buah nya saja, sedangkan bagian kulit kaya metabolit sekunder
salah satu nya adalah fenol yang dapat berperan sebagai antioksidan. Antioksidan
merupakan sebutan untuk zat yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan
radikal bebas. Antioksidan dalam bidang kecantikan berfungsi untuk mencegah
diri dari penuaan dini, menjaga kesehatan kulit dan sebagai pencerah kulit.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksian dan penetapan
kadar total fenol dari ekstrak campuran kulit jeruk manis dan kulit pepaya.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia Farmasi Universitas Fort De Kock
Bukittinggi pada bulan November 2023 sampai July 2024. Metode penelitian ini
adalah eksperimen, analisis kuantitatif dengan metode DPPH untuk penentuan
aktivitas antioksidan dan metode Folin-Ciocalteu untuk penentuan penetapan
kadar total fenol. Dari hasil penelitian diperoleh nilai IC50 ekstrak campuran kulit
jeruk manis dan kulit pepaya sebesar 82,47 ppm dan pembanding yang digunakan
yaitu Vitamin C diperoleh nilai IC50 sebesar 4,96 ppm. Hasil penelitian kadar total
fenol rata-rata adalah 22,99%. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak campuran kulit
jeruk manis dan kulit pepaya termasuk kategori kuat, dan vitamin C termasuk
kategori sangat kuat. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk untuk
pengeringan sampel segar menggunakan freeze drying untuk menghindari kontak
dengan udara dan panas.
pemanfaatan buah jeruk manis dan pepaya semakin meningkat tetapi hanya
sebatas daging buah nya saja, sedangkan bagian kulit kaya metabolit sekunder
salah satu nya adalah fenol yang dapat berperan sebagai antioksidan. Antioksidan
merupakan sebutan untuk zat yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan
radikal bebas. Antioksidan dalam bidang kecantikan berfungsi untuk mencegah
diri dari penuaan dini, menjaga kesehatan kulit dan sebagai pencerah kulit.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksian dan penetapan
kadar total fenol dari ekstrak campuran kulit jeruk manis dan kulit pepaya.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia Farmasi Universitas Fort De Kock
Bukittinggi pada bulan November 2023 sampai July 2024. Metode penelitian ini
adalah eksperimen, analisis kuantitatif dengan metode DPPH untuk penentuan
aktivitas antioksidan dan metode Folin-Ciocalteu untuk penentuan penetapan
kadar total fenol. Dari hasil penelitian diperoleh nilai IC50 ekstrak campuran kulit
jeruk manis dan kulit pepaya sebesar 82,47 ppm dan pembanding yang digunakan
yaitu Vitamin C diperoleh nilai IC50 sebesar 4,96 ppm. Hasil penelitian kadar total
fenol rata-rata adalah 22,99%. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak campuran kulit
jeruk manis dan kulit pepaya termasuk kategori kuat, dan vitamin C termasuk
kategori sangat kuat. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk untuk
pengeringan sampel segar menggunakan freeze drying untuk menghindari kontak
dengan udara dan panas.