Determinan Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Resiko Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Monalisa
Advisor:
Nurhayati
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Stunting, Anak 6-24 bulan, Berat Badan Lahir, Asi Eksklusif
DOI:
-
Abstract :
Hingga saat ini stunting masih menjadi masalah gizi masyarakat baik di tingkat
nasional maupun internasional. Pada tahun2022 hasil SSGI Kota Sungai Penuh
13,8%, Prevalensi stunting ini masih dikategorikan tinggi meskipun mengalami
penurunan dari tahun sebelumnya, menjadikan stunting sebagai masalah kesehatan
masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara berat
badan lahir, panjang badan lahir, ASI Eksklusif, jarak kelahiran, dengan risiko
stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kumun Kota Sungai
Penuh tahun 2023. Metode Penelitian ini adalah Kuantitatif, Pengumpulan data
menggunakan metode survei dengan pendekatan cross Sectional, denagn total
sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 6 24 bulan. Jumlah
sampel dalam penelitian ini 150 anak, dengan ibu dari anak sebagai responden.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara Pemberian ASI Ekslusif
(= 0,000) dengan risiko Stunting, sedangkan Berat Badan Lahir (= 0,651),
Panjang Badan Lahir (= 0,642), dan Jarak Kelahiran (= 0,907) tidak memiliki
hubungan dengan kejadian resiko stunting. Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan resiko
stunting di wilayah kerja Puskesmas Kumun tahun 2023, dan tidak terdapat
hubungan antara Panjang badan lahir, berat badan lahir, jarak kelahiran dengan
resiko stunting. Disarankan ibu yang mempunyai balita selalu memantau
pertumbuhan dan perkembangan anak nya, agar dapat mendeteksi secara dini bila
anak beresiko stunting.
Download From Google Drive