Pengaruh Aktivitas Antibakteri Propionibacterium acnes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Sirih Hijau dan Rimpang Kunyit
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Hernita, Pingki
Advisor:
Hasnita, Evi
Nanda
Nanda
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Propionibacterium acnes, Daun Sirih Hijau, Rimpang Kunyit
Daftar pustaka
DOI:
-
Abstract :
Acne vulgaris atau dikenal juga dengan jerawat merupakan penyakit inflamasi
kronis pada folikel polisebasea yang umumnya terjadi pada remaja baik wanita
maupun pria. Inflamasi yang mengenai folikel polisebasea ini menimbulkan
terbentuknya komedo, papul, pustul, nodul, kista. Tujuan penelitian untuk
mengetahui aktivitas antibakteri Propioniacterium acnes penyebab jerawat dari
campuran ekstrak daun sirih dan rimpang kunyit.Jenis penelitian ini menggunakan
jenis kuantitatif dengan pendekatan observasional dan eksperimen murni uji
laboratorium. Di Laboratorium universitas fort de kock. Uji aktivitas antibakteri
dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan membandingkan
konsentrasi kombinasi rata-rata zona hambat dengan perbandingan 3:1, 1:1, 1:3
dengan konsentrasi 25%, 12,5% dan 7,25%. Hasil uji antibakteri
Propionibacterium acne pada ekstrak etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L )
Dan Rimpang kunyit (Curcuma longa L) pada pengujian ekstrak tunggal memiliki
aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acne. Daya hambat
paling aktif antara kombinasi ekstrak etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L ) dan
Rimpang Kunyit (Curcuma longa L) adalah pada perbandingan 3:1 pada
konsentrasi 25% sebesar 11 mm.
kronis pada folikel polisebasea yang umumnya terjadi pada remaja baik wanita
maupun pria. Inflamasi yang mengenai folikel polisebasea ini menimbulkan
terbentuknya komedo, papul, pustul, nodul, kista. Tujuan penelitian untuk
mengetahui aktivitas antibakteri Propioniacterium acnes penyebab jerawat dari
campuran ekstrak daun sirih dan rimpang kunyit.Jenis penelitian ini menggunakan
jenis kuantitatif dengan pendekatan observasional dan eksperimen murni uji
laboratorium. Di Laboratorium universitas fort de kock. Uji aktivitas antibakteri
dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan membandingkan
konsentrasi kombinasi rata-rata zona hambat dengan perbandingan 3:1, 1:1, 1:3
dengan konsentrasi 25%, 12,5% dan 7,25%. Hasil uji antibakteri
Propionibacterium acne pada ekstrak etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L )
Dan Rimpang kunyit (Curcuma longa L) pada pengujian ekstrak tunggal memiliki
aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acne. Daya hambat
paling aktif antara kombinasi ekstrak etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L ) dan
Rimpang Kunyit (Curcuma longa L) adalah pada perbandingan 3:1 pada
konsentrasi 25% sebesar 11 mm.