Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Mikroalga Coccomxya sp. terhadap bakteri Enteroccous Faecali
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Oktawia
Advisor:
putra, Billy Harnaldo
Hasanah, Rizqa
Hasanah, Rizqa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Mikroalga Coccomxya sp., Enterococcus faecalis, Aktivitas Antibakteri
DOI:
-
Abstract :
Infeksi adalah penyakit paling sering terjadi di Indonesia, disebabkan oleh
mikroba yang dapat berkembang secara cepat. Dari golongan gram positif, salah
satunya bakteri Enterococcus faecalis. Bakteri ini dijumpai disaluran pencernaan
dan saluran akar yang masuk melalui makanan, yang menempati posisi ketiga
sebagai bakteri pathogen yang banyak menyebabkan infeksi bagi manusia.
Sehingga Antibiotik digunakan untuk menghambat dan mencegah infeksi pada
tubuh. Dampak negatif akibat penggunaan antibiotik yang berlebihan, dapat
menimbulkan resistensi mikroorganisme terhadap antibiotik. Tujuan penelitian
untuk mengetahui pengaruh Ekstrak Mikroalga Coccomxya sp. Dalam
menghambat pertumbuhan bakteri Enterococcus faecalis. Penelitian ini
merupakan penelitian Eksperimental, yang diuji aktivitas antibakteri dengan
metode difusi cakram terhadap bakteri Enterococcus faecalis dengan konsentrasi
Ekstrak Mikroalga Coccomxya sp. yaitu 6,25%, 12,5% dan 25% serta
dibandingkan dengan Clindamycin 0,5% dan DMSO. Hasil penelitian
menunjukkan Ekstrak Etanol mikroalga Coccomxya sp. positif mengandung
Saponin, Steroid, anin dan Fenol. Hasil zona hambat pada konsentrasi 6,25%,
12,5% dan 25% Mikroalga Coccomxya sp. didapatkan rata-rata diameter zona
hambat sebesar, 6,407 mm, 6,659 mm dan 12,419 mm. Kesimpulan penelitian ini
Ekstrak Mikroalga Coccomxya sp. Mampu menghambat bakteri Enterococcus
faecalis pada konsentrasi 25% dengan kategori sedang dan kontrol positif
Clindamycin dengan zona hambat 31,026 degan kategori sangat kuat.
mikroba yang dapat berkembang secara cepat. Dari golongan gram positif, salah
satunya bakteri Enterococcus faecalis. Bakteri ini dijumpai disaluran pencernaan
dan saluran akar yang masuk melalui makanan, yang menempati posisi ketiga
sebagai bakteri pathogen yang banyak menyebabkan infeksi bagi manusia.
Sehingga Antibiotik digunakan untuk menghambat dan mencegah infeksi pada
tubuh. Dampak negatif akibat penggunaan antibiotik yang berlebihan, dapat
menimbulkan resistensi mikroorganisme terhadap antibiotik. Tujuan penelitian
untuk mengetahui pengaruh Ekstrak Mikroalga Coccomxya sp. Dalam
menghambat pertumbuhan bakteri Enterococcus faecalis. Penelitian ini
merupakan penelitian Eksperimental, yang diuji aktivitas antibakteri dengan
metode difusi cakram terhadap bakteri Enterococcus faecalis dengan konsentrasi
Ekstrak Mikroalga Coccomxya sp. yaitu 6,25%, 12,5% dan 25% serta
dibandingkan dengan Clindamycin 0,5% dan DMSO. Hasil penelitian
menunjukkan Ekstrak Etanol mikroalga Coccomxya sp. positif mengandung
Saponin, Steroid, anin dan Fenol. Hasil zona hambat pada konsentrasi 6,25%,
12,5% dan 25% Mikroalga Coccomxya sp. didapatkan rata-rata diameter zona
hambat sebesar, 6,407 mm, 6,659 mm dan 12,419 mm. Kesimpulan penelitian ini
Ekstrak Mikroalga Coccomxya sp. Mampu menghambat bakteri Enterococcus
faecalis pada konsentrasi 25% dengan kategori sedang dan kontrol positif
Clindamycin dengan zona hambat 31,026 degan kategori sangat kuat.