Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Pengurangan Nyeri Dismenorea Primer Pada Remaja Putri Di MTs N 1 Bukittinggi
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Dina
Advisor:
Wahyuni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Nyeri Dismenorea, Kompres Hangat
DOI:
-
Abstract :
Masa remaja adalah periode perkembangan yang dialami oleh manusia
yang dikenal sebagai masa pubertas atau masa awal kematangan organ reproduksi,
yang ditandai dengan terjadinya proses menstruasi pada remaja putri. Nyeri
dismenorea merupakan salah satu masalah yang terjadi selama menstruasi, salah
satu cara untuk menurunkan nyeri dismenorea pada remaja putri yaitu dengan cara
kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian
kompres hangat terhadap nyeri dismenorea pada remaja putri. Jenis penelitian yang
dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan metode pra preeksperimen dengan
rancangan one group pre post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah
remaja putri kelas VIII yang berjumlah 45 orang dengan teknik pengambilan
sampel yaitu probability sampling yang berjumlah 31 orang. Analisa data dalam
penelitian ini secara univariat dan bivariat dengan Uji Wilcoxon Designed Test.
Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi dan NRS. Hasil analisis univariat
menunjukkan bahwa Terdapat rata-rata intensitas nyeri disminore 4,97 sebelum
dilakukan terapi kompres hangat dan terdapat rata-rata intensitas nyeri disminore
1,29 setelah dilakukan terapi kompres hangat pada remaja putri. Hasil analisi
bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap
nyeri dismenorea pada remaja putri di MTs N 1 Bukittinggi Tahun 2024 dengan
nilai p-value 0,000. Dapat disimpulkan bahwa pemberian kompres hangat dapat
menurunkan nyeri dismenorea primer pada remaja putri. Disarankan penelitian ini
dapat dijadikan sebagai informasi dan pengetahuan yang bisa diaplikasikan oleh
remaja putri sendiri untuk mengurangi nyeri dismenorea primer dengan
menggunakan kompres hangat.
yang dikenal sebagai masa pubertas atau masa awal kematangan organ reproduksi,
yang ditandai dengan terjadinya proses menstruasi pada remaja putri. Nyeri
dismenorea merupakan salah satu masalah yang terjadi selama menstruasi, salah
satu cara untuk menurunkan nyeri dismenorea pada remaja putri yaitu dengan cara
kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian
kompres hangat terhadap nyeri dismenorea pada remaja putri. Jenis penelitian yang
dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan metode pra preeksperimen dengan
rancangan one group pre post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah
remaja putri kelas VIII yang berjumlah 45 orang dengan teknik pengambilan
sampel yaitu probability sampling yang berjumlah 31 orang. Analisa data dalam
penelitian ini secara univariat dan bivariat dengan Uji Wilcoxon Designed Test.
Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi dan NRS. Hasil analisis univariat
menunjukkan bahwa Terdapat rata-rata intensitas nyeri disminore 4,97 sebelum
dilakukan terapi kompres hangat dan terdapat rata-rata intensitas nyeri disminore
1,29 setelah dilakukan terapi kompres hangat pada remaja putri. Hasil analisi
bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap
nyeri dismenorea pada remaja putri di MTs N 1 Bukittinggi Tahun 2024 dengan
nilai p-value 0,000. Dapat disimpulkan bahwa pemberian kompres hangat dapat
menurunkan nyeri dismenorea primer pada remaja putri. Disarankan penelitian ini
dapat dijadikan sebagai informasi dan pengetahuan yang bisa diaplikasikan oleh
remaja putri sendiri untuk mengurangi nyeri dismenorea primer dengan
menggunakan kompres hangat.