Pengaruh Penambahan Peningkat Penetrasi Dimetil Sulfoksida (DMSO) Terhadap Laju Difusi Krim Asam Usnat Secara In Vitro

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Muslimah, Kuntum Khaira
Advisor:
Oktavianis
Rahmadasmi, Nola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Formulasi ; krim ; uji penetrasi secara in vitro ; asam usnat
DOI:
-
Abstract :
Asam usnat merupakan salah satu metabolit sekunder yang ditemukan didalam lichen, senyawa
ini dikategorikan kelas dua berdasarkan Biopharmaceutical Classification System (BCS) dengan
kelarutan rendah namun permeabilitas yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh penambahan dimetil sulfoksida sebagai peningkat penetrasi terhadap laju difusi krim
asam usnat dari krim asam usnat. Jenis penelitian ini eksperimental dengan melakukan pengujian
mutu fisik pada sediaan krim dan pengujian difusi penetrasi. Sediaan krim dibuat dalam 4 formula
yaitu F1(0% asam usnat, 0% dimetil sulfoksida), F2(2% asam usnat, 0% dimetil sulfoksida),
F3(0% asam usnat, 20% dimetil sulfoksida), F4(2% asam usnat, 20% dimetil sulfoksida). Hasil
penelitian menunjukkan semua formula memenuhi persyaratan mutu fisik. Penetapan kadar asam
usnat pada F2 dan F4 diperoleh 63,83% dan 94,34%. Selanjutnya dilakukan uji penetrasi
menggunakan sel difusi franz selama 2 jam dengan media difusi larutan dapar fosfat pH 7,4.
Jumlah kumulatif zat asam usnat terdifusi melewati membran setelah 2 jam adalah 10,52 g/cm2
untuk (F2), dan 11,35 g/cm2 untuk (F4). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu formula 4 memiliki
nilai penetrasi asam usnat yang paling besar, dan dimetil sulfoksida sebagai peningkat penetrasi
berpengaruh terhadap laju difusi krim asam usnat secara in vitro.
Download From Google Drive