Uji Toksisitas Fraksi Air : Etil-Asetat Kulit Buah Naga Super Merah (Selenicereus costaricensis) Metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Desti, Juita Rama
Advisor:
Putra, Billy Harnaldo
Yesti, Yulia
Yesti, Yulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Toksisitas, BSLT, Kulit Buah Naga Super Merah
DOI:
-
Abstract :
Toksisitas suatu efek berbahaya dari senyawa kimia atau suatu obat
terhadap organ target. Pengujian toksisitas dapat dilakukan secara invitro. Salah
satu pengujian secara invitro yaitu dengan menggunakan uji Brine Shrimp
Lethality Test (BSLT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah hasil dari
fraksi air : etil asetat kulit buah naga super merah (Selenicereus costaricensis)
mempunyai toksisitas terhadap hewan uji.Jenis penelitian yang digunakan adalah
eksperimental dengan menggunakan Aretmia salina L yang telah dilaksanakan
pada bulan februari-agustus 2024 dan memakai metode brine shrimp lethality test
(BSLT) yang memiliki kelebihan yaitu memiliki prosedur yang sederhana, cepat
dan serta hasilnya yang akurat. Berdasarkan hasil uji toksisitas pada fraksi air dan
fraksi etil asetat kulit buah naga super merah (Selenicereus costaricensis) pada
fraksi air mendapatkan nilai LC5091,41 mg/L dan pada fraksi etil asetat
mendapatkan nilai LC502.660,73 mg/L. Disimpulkan bahwa fraksi air kulit buah
naga super merah (Selenicereus costaricensis) masuk ke dalam kategori toksik
dan fraksi etil asetat kulit buah naga super merah (Selenicereus costaricensis)
tingkat toksisitasnya masuk ke kategori rendah.
terhadap organ target. Pengujian toksisitas dapat dilakukan secara invitro. Salah
satu pengujian secara invitro yaitu dengan menggunakan uji Brine Shrimp
Lethality Test (BSLT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah hasil dari
fraksi air : etil asetat kulit buah naga super merah (Selenicereus costaricensis)
mempunyai toksisitas terhadap hewan uji.Jenis penelitian yang digunakan adalah
eksperimental dengan menggunakan Aretmia salina L yang telah dilaksanakan
pada bulan februari-agustus 2024 dan memakai metode brine shrimp lethality test
(BSLT) yang memiliki kelebihan yaitu memiliki prosedur yang sederhana, cepat
dan serta hasilnya yang akurat. Berdasarkan hasil uji toksisitas pada fraksi air dan
fraksi etil asetat kulit buah naga super merah (Selenicereus costaricensis) pada
fraksi air mendapatkan nilai LC5091,41 mg/L dan pada fraksi etil asetat
mendapatkan nilai LC502.660,73 mg/L. Disimpulkan bahwa fraksi air kulit buah
naga super merah (Selenicereus costaricensis) masuk ke dalam kategori toksik
dan fraksi etil asetat kulit buah naga super merah (Selenicereus costaricensis)
tingkat toksisitasnya masuk ke kategori rendah.