Gambaran Kompetensi Bidan Dalam Melaksanakan Asuhan Persalinan Normal Di Wilayah Kerja Puskesmas Limbur Tembesi Kabupaten Sarolangun Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Deli Sepria
Advisor:
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kopetensi bidan , melaksanakan APN
DOI:
-
Abstract :
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rasio kematian ibu (MMR) di dunia sangat
tinggi, dengan sekitar 810 perempuan meninggal setiap hari pada tahun 2017 akibat penyebab
yang dapat dicegah terkait kehamilan dan persalinan. Pada tahun 2017, sekitar 295.000
perempuan meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan. Rasio kematian ibu (MMR)
adalah 462/100.000 kelahiran hidup di negara-negara berpenghasilan rendah pada tahun 2017,
dibandingkan dengan 11/100.000 kelahiran hidup di negara-negara berpenghasilan tinggi. Jenis
penelitian ini adalah penelitian Deskriptif untuk mengetahui gambaran dari setiap variabel
dengan desain crossecsional study yaitu variabel independen dan variabel dependen diambil
dalam suatu waktu. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh bidan yang ada di Puskesmas
Limbur Tembesi Kabupaten Sarolangun Tahun 2024, yaitu sebanyak 23 bidan, hanya 16 orang
bidan yang melakukan pertolongan persalinan normal dengan 6 (enam) tangan sedangkan teknik
pengambilan sampelnya dilakukan dengan cara total sampling yaitu sebanyak 23 orang bidan di
wilayah kerja puskesmas Limbur Tembesi, dengan responden sebanyak 16 responden.
pengumpulan data dalam penelitian yang digunakan yaitu angket berupa kuesioner penelitian.
Setelah data terkumpul, dianalisis, kemudian data tersebut diolah. Hasil penelitian diketahui
bahwa lebih dari separuhnya yaitu 14 orang (87,5%) responden memiliki umur < 40 tahun.
Sedangkan 2 orang (12,5%) responden memiliki umur > 40 tahun. diketahui bahwa lebih dari
separuh yaitu sebanyak 11 orang (68,8 %) responden yang memiliki pendidikan D3. Sedangkan
5 orang (31,2%) responden memiliki pendidikan D4. diketahui bahwa lebih dari separuh yaitu
sebanyak 10 orang (62,5%) responden yang memiliki masa kerja > 10 tahun. Sedangkan 6 orang
(37,5%) responden memiliki masa kerja < 10 tahun. diketahui bahwa lebih dari separuh yaitu
sebanyak 10 orang (62,5%) responden ada melaksanakan pelatihan APN. Sedangkan 6 orang
(37,5%) responden tidak ada melaksanakan pelatihan APN. diketahui bahwa lebih dari separuh
yaitu sebanyak 11 orang (68,8%) responden sudah melaksanakan APN dengan kompeten.
Sedangkan 5 orang (31,2%) responden tidak kompeten dalam melaksanakan APN
tinggi, dengan sekitar 810 perempuan meninggal setiap hari pada tahun 2017 akibat penyebab
yang dapat dicegah terkait kehamilan dan persalinan. Pada tahun 2017, sekitar 295.000
perempuan meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan. Rasio kematian ibu (MMR)
adalah 462/100.000 kelahiran hidup di negara-negara berpenghasilan rendah pada tahun 2017,
dibandingkan dengan 11/100.000 kelahiran hidup di negara-negara berpenghasilan tinggi. Jenis
penelitian ini adalah penelitian Deskriptif untuk mengetahui gambaran dari setiap variabel
dengan desain crossecsional study yaitu variabel independen dan variabel dependen diambil
dalam suatu waktu. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh bidan yang ada di Puskesmas
Limbur Tembesi Kabupaten Sarolangun Tahun 2024, yaitu sebanyak 23 bidan, hanya 16 orang
bidan yang melakukan pertolongan persalinan normal dengan 6 (enam) tangan sedangkan teknik
pengambilan sampelnya dilakukan dengan cara total sampling yaitu sebanyak 23 orang bidan di
wilayah kerja puskesmas Limbur Tembesi, dengan responden sebanyak 16 responden.
pengumpulan data dalam penelitian yang digunakan yaitu angket berupa kuesioner penelitian.
Setelah data terkumpul, dianalisis, kemudian data tersebut diolah. Hasil penelitian diketahui
bahwa lebih dari separuhnya yaitu 14 orang (87,5%) responden memiliki umur < 40 tahun.
Sedangkan 2 orang (12,5%) responden memiliki umur > 40 tahun. diketahui bahwa lebih dari
separuh yaitu sebanyak 11 orang (68,8 %) responden yang memiliki pendidikan D3. Sedangkan
5 orang (31,2%) responden memiliki pendidikan D4. diketahui bahwa lebih dari separuh yaitu
sebanyak 10 orang (62,5%) responden yang memiliki masa kerja > 10 tahun. Sedangkan 6 orang
(37,5%) responden memiliki masa kerja < 10 tahun. diketahui bahwa lebih dari separuh yaitu
sebanyak 10 orang (62,5%) responden ada melaksanakan pelatihan APN. Sedangkan 6 orang
(37,5%) responden tidak ada melaksanakan pelatihan APN. diketahui bahwa lebih dari separuh
yaitu sebanyak 11 orang (68,8%) responden sudah melaksanakan APN dengan kompeten.
Sedangkan 5 orang (31,2%) responden tidak kompeten dalam melaksanakan APN