Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Yang Mempunyai Bayi Umur 6-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Helena, Bertha
Advisor:
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ASI Ekslusif, Sikap, Dukungan, Persepsi
DOI:
-
Abstract :
Rendahnya angka pemberian ASI eksklusif diakibatkan oleh sebagian besar ibu yang
berhenti menyusui bayi sebelum usia yang direkomendasikan oleh WHO yaitu pada usia 6
bulan hingga 2 tahun.Tujuan penelitian ini adalah Analisis Faktor yang berhubungan dengan
pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang Tahun 2024.
Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik yang mencari
hubungan variabel bebas/independent dan variabel terikat/dependen melalui pendekatan
mixed methods dengan menggabungkan kedua metode tersebut secara seimbang. Penelitian
telah dilakukan pada bulan Juni ke Juli 2017. Populasi pada penelitian adalah seluruh ibu
menyusui yang mempunyai bayi berumur 6 12 bulan yang ada di wilayah kerja
Puskesmas Air Dingin berjumlah 79 orang teknik pengambilan sampel adalah Simple
random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian data diolah secara
analisa data chi-square (tabel silang).
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan 47 orang (56.6%) responden tidak
memberikan ASI Ekslusif, 33 orang (41,8%) ibu menyusui memiliki pengetahuan baik, 47
orang (59,5%) sikap ibu menyusui positif, 41 orang (51.9%) keluarga tidak mendukung, 45
orang (57,0%) Ibu yang memiliki persepsi pemberian ASI ekslusif positif dan 47 orang
(59,5%) Ibu yang memiliki social budaya Positif dalam pemberian ASI ekslusif.
Berdasarkan analisis ada terdapat hubungan yang bermakna antara Pengetahuan p value =
0,000 < 0,005, Sikap Ibu dalam memberikan ASI Ekslusif p value = 0,005 < 0,005,
Dukungan Keluarga p value = 0,013 < 0,005, Persepsi Pemberian ASI Ekslusif p value =
0,000 < 0,005, dan sosial Budaya p value = 0,000 < 0,005 dengan pemberian ASI
ekslusif.
Dapat disimpulkan terdapat hubungan Pengetahuan, Sikap Ibu dalam memberikan
ASI Ekslusif, Dukungan Keluarga, Persepsi Pemberian ASI Ekslusif, dan sosial Budaya
dengan pemberian ASI Eksklusif. Diharapkan mensosialisasikan manfaat menyusui bagi ibu
dan bayi kepada Keluarga agar turut serta mendukung pemberian ASI eksklusif, melalui
media cetak maupun media elektronik.
berhenti menyusui bayi sebelum usia yang direkomendasikan oleh WHO yaitu pada usia 6
bulan hingga 2 tahun.Tujuan penelitian ini adalah Analisis Faktor yang berhubungan dengan
pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang Tahun 2024.
Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik yang mencari
hubungan variabel bebas/independent dan variabel terikat/dependen melalui pendekatan
mixed methods dengan menggabungkan kedua metode tersebut secara seimbang. Penelitian
telah dilakukan pada bulan Juni ke Juli 2017. Populasi pada penelitian adalah seluruh ibu
menyusui yang mempunyai bayi berumur 6 12 bulan yang ada di wilayah kerja
Puskesmas Air Dingin berjumlah 79 orang teknik pengambilan sampel adalah Simple
random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian data diolah secara
analisa data chi-square (tabel silang).
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan 47 orang (56.6%) responden tidak
memberikan ASI Ekslusif, 33 orang (41,8%) ibu menyusui memiliki pengetahuan baik, 47
orang (59,5%) sikap ibu menyusui positif, 41 orang (51.9%) keluarga tidak mendukung, 45
orang (57,0%) Ibu yang memiliki persepsi pemberian ASI ekslusif positif dan 47 orang
(59,5%) Ibu yang memiliki social budaya Positif dalam pemberian ASI ekslusif.
Berdasarkan analisis ada terdapat hubungan yang bermakna antara Pengetahuan p value =
0,000 < 0,005, Sikap Ibu dalam memberikan ASI Ekslusif p value = 0,005 < 0,005,
Dukungan Keluarga p value = 0,013 < 0,005, Persepsi Pemberian ASI Ekslusif p value =
0,000 < 0,005, dan sosial Budaya p value = 0,000 < 0,005 dengan pemberian ASI
ekslusif.
Dapat disimpulkan terdapat hubungan Pengetahuan, Sikap Ibu dalam memberikan
ASI Ekslusif, Dukungan Keluarga, Persepsi Pemberian ASI Ekslusif, dan sosial Budaya
dengan pemberian ASI Eksklusif. Diharapkan mensosialisasikan manfaat menyusui bagi ibu
dan bayi kepada Keluarga agar turut serta mendukung pemberian ASI eksklusif, melalui
media cetak maupun media elektronik.