Pembentukan Mikrogel dari Ekstrak Daun Gambir (Uncaria gambir(W.Hunter)Roxb.) Dalam Sediaan Masker Peel Off
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Esiana
Advisor:
Saputra, Harry Ade
Rahmadasmi, Nola
Rahmadasmi, Nola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Mikrogel, Masker peel off , Daun gambir
DOI:
-
Abstract :
Masker peel off adalah salah satu jenis kosmetika yang memiliki
keunggulan dalam penggunaannya yaitu mudah diangkat dan dilepaskan. Khasiat
dari mikrogel dalam sediaan masker peel off ialah ukuran yang mikrometer
sehingga dapat meningkatkan bioavabilitas dan stabilitas yang lebih baik. Daun
gambir(Uncaria gambir(W.Hunter)Roxb.) merupakan bahan alam yang
mengandung katekin, alkaloid, flavonoid yang memiliki peran sebagai
antiinflamasi dan antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ukuran
partikel mikrogel dari ekstrak daun gambir serta mengetahui sifat fisik dan
stabilitas mikrogel ekstrak daun gambir dalam sedian masker peel off. Penelitian
ini merupakan eksperimental dimana menggunakan metode perebusan dengan
pelarut aquadest. Ekstrak kering selanjutnya dijadikan sintesis mikrogel
menggunakan kitosan dan NaTPP, selanjutnya mikrogel dibuat menjadi masker
peel off. Karakterisasi diuji menggunakan DLS(Dinamic Light Scattering).
Karakerisasi masker peel off yaitu uji organoleptik, uji homogenitas, uji daya
lekat, uji pH, uji daya sebar, uji waktu mengering, uji viskositas dan uji stabilitas
fisik. Sediaan diformulasi dalam 4 formula yaitu F0 konsentrasi 0%, F1
konsentrasi 3%, F2 konsentrasi 7% dan F3 Konsentrasi 9%. Uji stabilitas fisik
dilakukan metode freeze thaw cycling selama 6 siklus meliputi uji organoleptis,
pH, dan viskositas. Hasil uji DLS berukuran 3,2127m dan Zeta Potensial
berukuran -21.7 Mv. Hasil uji organoleptik terdapat perubahan warna pada setiap
formula, uji homogenitas, memenuhi uji standar uji pH berada pada 4,5-6,5, uji
daya sebar, uji daya lekat yang baik lebih dari 4 detik, uji waktu mengering serta
pada uji viskositas memenuhi persyaratan range 2000-4000 cps, sedangkan pada
formula FI pada uji freez and thaw pH pada siklus ke-5 dan ke-6 berada pada
6,65,- 6,74 sehingga tidak memenuhi uji standar uji pH yang berada pada rentang
4,5-6,5 dan pada formula FIII uji viskositas yang didapatkan 1800 cps sehingga
tidak memenuhi persyaratan uji viskositas yang berada pada range 2000-4000 cps.
keunggulan dalam penggunaannya yaitu mudah diangkat dan dilepaskan. Khasiat
dari mikrogel dalam sediaan masker peel off ialah ukuran yang mikrometer
sehingga dapat meningkatkan bioavabilitas dan stabilitas yang lebih baik. Daun
gambir(Uncaria gambir(W.Hunter)Roxb.) merupakan bahan alam yang
mengandung katekin, alkaloid, flavonoid yang memiliki peran sebagai
antiinflamasi dan antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ukuran
partikel mikrogel dari ekstrak daun gambir serta mengetahui sifat fisik dan
stabilitas mikrogel ekstrak daun gambir dalam sedian masker peel off. Penelitian
ini merupakan eksperimental dimana menggunakan metode perebusan dengan
pelarut aquadest. Ekstrak kering selanjutnya dijadikan sintesis mikrogel
menggunakan kitosan dan NaTPP, selanjutnya mikrogel dibuat menjadi masker
peel off. Karakterisasi diuji menggunakan DLS(Dinamic Light Scattering).
Karakerisasi masker peel off yaitu uji organoleptik, uji homogenitas, uji daya
lekat, uji pH, uji daya sebar, uji waktu mengering, uji viskositas dan uji stabilitas
fisik. Sediaan diformulasi dalam 4 formula yaitu F0 konsentrasi 0%, F1
konsentrasi 3%, F2 konsentrasi 7% dan F3 Konsentrasi 9%. Uji stabilitas fisik
dilakukan metode freeze thaw cycling selama 6 siklus meliputi uji organoleptis,
pH, dan viskositas. Hasil uji DLS berukuran 3,2127m dan Zeta Potensial
berukuran -21.7 Mv. Hasil uji organoleptik terdapat perubahan warna pada setiap
formula, uji homogenitas, memenuhi uji standar uji pH berada pada 4,5-6,5, uji
daya sebar, uji daya lekat yang baik lebih dari 4 detik, uji waktu mengering serta
pada uji viskositas memenuhi persyaratan range 2000-4000 cps, sedangkan pada
formula FI pada uji freez and thaw pH pada siklus ke-5 dan ke-6 berada pada
6,65,- 6,74 sehingga tidak memenuhi uji standar uji pH yang berada pada rentang
4,5-6,5 dan pada formula FIII uji viskositas yang didapatkan 1800 cps sehingga
tidak memenuhi persyaratan uji viskositas yang berada pada range 2000-4000 cps.