Formulasi dan Evaluasi Sediaan Sheet Mask Kombinasi Ekstrak Kulit Alpukat (Persea americana Mill.) dan Sari Daging Putih Buah Semangka (Citrullus lanatus)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Hidayati, Elsya Sri
Advisor:
Nanda
Putra, Fajrian Aulia
Putra, Fajrian Aulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Masker sheet, evaluasi mutu fisik sediaan, kulit alpukat, daging putih
semangka
DOI:
-
Abstract :
Penelitian ini menggunakan ekstrak kulit alpukat terbukti memiliki aktivitas
antioksidan terkait dengan kandungan fenolat didalamnnya yang digunakan untuk
mencerahkan kulit dan dapat mencegah penuaan dini. Sedangkan daging putih
semangka memiliki kandungan sitrulin yang merupakan salah satu zat antioksidan
dan daging putih semangka memiliki kandungan likopen yang mengandung vitamin
C dan vitamin E sehingga daging putih semangka ini sangat baik untuk merawat
kulit wajah agar terlihat lebih segar dan bebas dari jerawat. Masker sheet dipilih
karena memiliki karakteristik yang baik seperti praktis digunakan, lembut
digunakan, dan mudah meresap sehingga tidak perlu dibilas setelah pemakaian.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan ekstrak kulit alpukat dan
daging putih semangka dalam bentuk sediaan masker sheet. Ekstrak kulit alpukat
diperoleh dengan metoda maserasi mengunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak kulit
alpukat kombinasi daging putih semangka diformulasikan menjadi masker sheet
dengan menggunakan 4 konsentrasi yaitu F0 (0%), F1 (0,5% dan 8%), F2 (1% dan
12%), F3 (1,5% dan 16%). Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptis, uji
homogenitas, uji viskositas, uji pH, uji cycling test, uji iritasi, dan uji kesukaan.
Keempat formula memiliki karakteristik yang baik selama pengujian. Sediaan
dengan stabilitas yang baik selama pengujian adalah F1 dengan konsentrasi ekstrak
kulit alpukat 0,5% dan sari daging putih semangka 8% karena cenderung lebih
stabil dalam proses penyimpanan dan warna nya tidak berubah setelah uji cycling
test.
antioksidan terkait dengan kandungan fenolat didalamnnya yang digunakan untuk
mencerahkan kulit dan dapat mencegah penuaan dini. Sedangkan daging putih
semangka memiliki kandungan sitrulin yang merupakan salah satu zat antioksidan
dan daging putih semangka memiliki kandungan likopen yang mengandung vitamin
C dan vitamin E sehingga daging putih semangka ini sangat baik untuk merawat
kulit wajah agar terlihat lebih segar dan bebas dari jerawat. Masker sheet dipilih
karena memiliki karakteristik yang baik seperti praktis digunakan, lembut
digunakan, dan mudah meresap sehingga tidak perlu dibilas setelah pemakaian.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan ekstrak kulit alpukat dan
daging putih semangka dalam bentuk sediaan masker sheet. Ekstrak kulit alpukat
diperoleh dengan metoda maserasi mengunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak kulit
alpukat kombinasi daging putih semangka diformulasikan menjadi masker sheet
dengan menggunakan 4 konsentrasi yaitu F0 (0%), F1 (0,5% dan 8%), F2 (1% dan
12%), F3 (1,5% dan 16%). Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptis, uji
homogenitas, uji viskositas, uji pH, uji cycling test, uji iritasi, dan uji kesukaan.
Keempat formula memiliki karakteristik yang baik selama pengujian. Sediaan
dengan stabilitas yang baik selama pengujian adalah F1 dengan konsentrasi ekstrak
kulit alpukat 0,5% dan sari daging putih semangka 8% karena cenderung lebih
stabil dalam proses penyimpanan dan warna nya tidak berubah setelah uji cycling
test.