Asuhan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Ny. Z Dengan Nyeri Asam Urat Di Jorong Tampaik Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Pua Provinsi Sumatera Barat Tahun 2024
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Helianti, Shopiy
Advisor:
Silivia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Asam Urat, Terapi Komplementer
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang : Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri
atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu
tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling bergantungan. Status sehat/sakit
para anggota keluarga saling mempengaruhi satu sama lain, Asam urat dapat
menyerang siapa saja baik laki-laki maupun Perempuan dengan rentan usia 40-60
tahun. Menurut Data Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi pada tahun 2020, jumlah
penderita asam urat di Kota Bukittinggi sebanyak 6.702 orang dengan persentase
5,1% dari jumlah penduduk Bukittinggi 130.773 jiwa, hal ini disebabkan karena
gaya hidup masyarakat Bukittinggi.
Tujuan : Mampu memberikan Asuhan Keperawatan Komplementer Keluarga Tn.
H Pada Dengan Nyeri Asam Urat Di Jorong Tampaik Nagari Padang Laweh
Kecamatan Sungai Pua Provinsi Sumatera Barat 2024
Metode : Pengumpulan data menggunakan studi kasus dilakukan pada keluarga
dengan masalah utama Pemeliharaan kesehatan tidak efektif
Hasil: Asuhan keperawatan komplementer dengan asam urat didapatkan diagnosa
yaitu pemeliharaan kesehatan tidak efektif, perilaku kesehatan cenderung
beresiko, kesiapan peningkatan manajemen kesehatan. Dengan prioritas diagnosa
yaitu pemeliharaan kesehatan tidak efektif dimana masalah yang muncul pada
keluara Tn.H sudah sesuai dengan kriteria hasil yang diharapkan dengan jangka
waktu ditentukan.
Kesimpulan : Masalah keperawatan komplementer pada keluarga Tn.H dengan
pemeliharaan kesehatan tidak efektifdapat tercapai dan teratasi dengan baik
atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu
tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling bergantungan. Status sehat/sakit
para anggota keluarga saling mempengaruhi satu sama lain, Asam urat dapat
menyerang siapa saja baik laki-laki maupun Perempuan dengan rentan usia 40-60
tahun. Menurut Data Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi pada tahun 2020, jumlah
penderita asam urat di Kota Bukittinggi sebanyak 6.702 orang dengan persentase
5,1% dari jumlah penduduk Bukittinggi 130.773 jiwa, hal ini disebabkan karena
gaya hidup masyarakat Bukittinggi.
Tujuan : Mampu memberikan Asuhan Keperawatan Komplementer Keluarga Tn.
H Pada Dengan Nyeri Asam Urat Di Jorong Tampaik Nagari Padang Laweh
Kecamatan Sungai Pua Provinsi Sumatera Barat 2024
Metode : Pengumpulan data menggunakan studi kasus dilakukan pada keluarga
dengan masalah utama Pemeliharaan kesehatan tidak efektif
Hasil: Asuhan keperawatan komplementer dengan asam urat didapatkan diagnosa
yaitu pemeliharaan kesehatan tidak efektif, perilaku kesehatan cenderung
beresiko, kesiapan peningkatan manajemen kesehatan. Dengan prioritas diagnosa
yaitu pemeliharaan kesehatan tidak efektif dimana masalah yang muncul pada
keluara Tn.H sudah sesuai dengan kriteria hasil yang diharapkan dengan jangka
waktu ditentukan.
Kesimpulan : Masalah keperawatan komplementer pada keluarga Tn.H dengan
pemeliharaan kesehatan tidak efektifdapat tercapai dan teratasi dengan baik