Asuhan Keperawatan Gerontik Hipertensi Pada Tn. B di Panti sosial Tresna Werdha Kabupaten Batu Sangkar Tahun 2024
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Putri, Serly Media
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Lansia, Hipertensi Akupresur
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang: berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (2018) penyakit terbanyak
pada lansia untuk penyakit tidak menular yang menduduki peringkat pertama
adalah hipertensi. Berdasarkan Data yang peneliti dapatkan di panti sosial tresna
werdha batusangkar didapatkan bahwa kasus hipertensi pada tahun 2022-2023 pada
bulan desember menempati kasus nomor 2 dari 10 kasus, hipertensi menempati
urutan kedua dengan persentase 17,4% atau 12 orang lansia. Tujuan penulisan:
mampu melakukan asuhan keperawatan gerontik pada Tn. B yang mengalami
tekanan darah tinggi dengan terapi komplementer yang dipilih yaitu terapi
akupresur. Hasil: implementasi dilakukan kurang lebih selama tiga hari. Evaluasi
pada pada hari kedua menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada Tn. B
melalui teknik akupresur, hari ketiga menunjukkan terjadinya penurunan skala
nyeri melalui teknik foot massage. Dan hari ketiga terjadi peningkatan kualitas tidur
melalui terapi relaksasi benson. Kesimpulan: sehingga dapat disimpulkan bahwa
pemberian terapi komplementer melalui teknik akupresur ini mampu menurunkan
tekanan darah, skala nyeri dan peningkatan kualitas tidur pada pasien hipertensi.
Untuk itu, diharapkan kepada pelayan kesehatan PSTW KSI dapat menjadikan
penelitian ini menjadi sebuah inovasi dan kegiatan rutin yang dilakukan bersama
seluruh lansia dengan harapan prevalensi hipertensi di PSTW KSI dapat menurun.
pada lansia untuk penyakit tidak menular yang menduduki peringkat pertama
adalah hipertensi. Berdasarkan Data yang peneliti dapatkan di panti sosial tresna
werdha batusangkar didapatkan bahwa kasus hipertensi pada tahun 2022-2023 pada
bulan desember menempati kasus nomor 2 dari 10 kasus, hipertensi menempati
urutan kedua dengan persentase 17,4% atau 12 orang lansia. Tujuan penulisan:
mampu melakukan asuhan keperawatan gerontik pada Tn. B yang mengalami
tekanan darah tinggi dengan terapi komplementer yang dipilih yaitu terapi
akupresur. Hasil: implementasi dilakukan kurang lebih selama tiga hari. Evaluasi
pada pada hari kedua menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada Tn. B
melalui teknik akupresur, hari ketiga menunjukkan terjadinya penurunan skala
nyeri melalui teknik foot massage. Dan hari ketiga terjadi peningkatan kualitas tidur
melalui terapi relaksasi benson. Kesimpulan: sehingga dapat disimpulkan bahwa
pemberian terapi komplementer melalui teknik akupresur ini mampu menurunkan
tekanan darah, skala nyeri dan peningkatan kualitas tidur pada pasien hipertensi.
Untuk itu, diharapkan kepada pelayan kesehatan PSTW KSI dapat menjadikan
penelitian ini menjadi sebuah inovasi dan kegiatan rutin yang dilakukan bersama
seluruh lansia dengan harapan prevalensi hipertensi di PSTW KSI dapat menurun.