Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Ny.T Dengan Diabetes Melitus Tipe II + Post Operasi Debridement Di Ruang Bedah RSUD Kota Padang Panjang Tahun 2024
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Safitri, Neneng
Advisor:
Kartika, R. Imelda
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Terapi Hipnokomunikasi, Ulkus, Debridement
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kondisi terjadinya
peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) yang disebabkan oleh menurunnya
produksi insulin yang dihasilkan sel (beta) pankreas atau berkurangnya
sensitivitas reseptor insulin di tingkat seluler. Salah satu komplikasi dari Diabetes
Melitus adalah neuropati diabetikum pada bagian kaki yaitu ulkus. Salah satu
penatalaksanaan yang dapat dilakukan pada pasien diabetes mellitus dengan ulkus
adalah debridement. Hipnokomunikasi atau yang dikenal hypnotic communication
adalah salah satu terapi komplementer keperawatan yang tujuannya untuk
menanamkan sugesti positif terhadap individu dalam mengatasi gangguan
kesehatan atau nyeri pada pasien post operasi. Tujuan : mampu melakukan
asuhan keperawatan pada pasien post debridement dengan ulkus di ruang bedah
RSUD Kota Padang Panjang. Metode : pengumpulan data menggunakan studi
kasus yang dilakukan pada salah satu pasien dengan post operasi debridement
dengan ulkus Hasil : Asuhan keperawatan medical bedah dengan post
debridement didapatkan empat diagnosa yaitu nyeri akut, gangguan integritas
kulit, resiko ketidakstabilan kadar glukosa darah dan resiko infeksi serta diagnosa
yang menjadi priorotas yaitu nyeri akut. Setelah diberikan terapi hipnokomunikasi
selama 2 hari berturut-turut didapatkan hasil skala nyeri yang dirasakan klien dari
5 menjadi 2. Kesimpulan : Masalah keperawatan pada Ny.T dengan post
debridement dapat tercapai dan teratasi dengan baik sesuai dengan rencana
keperawatan serta terapi hipnokomunikasi dapat menurunkan nyeri yang dirasakan
oleh klien. Saran : perawat dapat menerapkan dan mengaplikasikan intervensi
yang telah diberikan kepada pasien post operasi.
peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) yang disebabkan oleh menurunnya
produksi insulin yang dihasilkan sel (beta) pankreas atau berkurangnya
sensitivitas reseptor insulin di tingkat seluler. Salah satu komplikasi dari Diabetes
Melitus adalah neuropati diabetikum pada bagian kaki yaitu ulkus. Salah satu
penatalaksanaan yang dapat dilakukan pada pasien diabetes mellitus dengan ulkus
adalah debridement. Hipnokomunikasi atau yang dikenal hypnotic communication
adalah salah satu terapi komplementer keperawatan yang tujuannya untuk
menanamkan sugesti positif terhadap individu dalam mengatasi gangguan
kesehatan atau nyeri pada pasien post operasi. Tujuan : mampu melakukan
asuhan keperawatan pada pasien post debridement dengan ulkus di ruang bedah
RSUD Kota Padang Panjang. Metode : pengumpulan data menggunakan studi
kasus yang dilakukan pada salah satu pasien dengan post operasi debridement
dengan ulkus Hasil : Asuhan keperawatan medical bedah dengan post
debridement didapatkan empat diagnosa yaitu nyeri akut, gangguan integritas
kulit, resiko ketidakstabilan kadar glukosa darah dan resiko infeksi serta diagnosa
yang menjadi priorotas yaitu nyeri akut. Setelah diberikan terapi hipnokomunikasi
selama 2 hari berturut-turut didapatkan hasil skala nyeri yang dirasakan klien dari
5 menjadi 2. Kesimpulan : Masalah keperawatan pada Ny.T dengan post
debridement dapat tercapai dan teratasi dengan baik sesuai dengan rencana
keperawatan serta terapi hipnokomunikasi dapat menurunkan nyeri yang dirasakan
oleh klien. Saran : perawat dapat menerapkan dan mengaplikasikan intervensi
yang telah diberikan kepada pasien post operasi.