Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Tn. Y dengan Gangguan Sistem Muskuloskeletal : Post Operasi Pemasangan ORIF di Ruang Bedah RSUD Kota Padang Panjang Tahun 2024
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Masanti, Nada Ramadani Putri
Advisor:
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Fraktur, Terapi Musik Klasik Daftar Pustaka : 25 (2016-2023)
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang: Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas atau retak jaringan yang
disebabkan trauma yang ditentukan oleh luas dan jenis trauma. Menurut Departemen
Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI) tahun 2018 menyebutkan bahwa Kejadian
kecelakaan lalu lintas di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan yaitu
21,8% dalam jangka waktu 5 tahun. Menurut Riskesdas 2021, prevalensi cedera
bagian tubuh yang paling tinggi di Sumatra Barat adalah cedera anggota gerak
dengan prevalensi 65,7% dan 3.346 kasus cedera di Sumatra Barat. Berdasarkan data
yang diperoleh dari rekam medis di ruang bedah RSUD Kota Padang Panjang fraktur
masuk dalam 10 penyakit terbanyak, didapatkan data dari bulan Januari sampai Mei
2024 didapatkan 37 kasus mengalami fraktur Tujuan penulisan: mampu melakukan
asuhan keperawatan gerontik pada Tn. Y yang mengalami fraktur melalui inovasi
berbasis evidence based nursing dengan terapi komplementer yang dipilih yaitu terapi
musik klasik. Hasil: implementasi dilakukan selama tiga hari dengan waktu 15-30
menit. Evaluasi pada hari ketiga menunjukkan terjadinya penurunan skala nyeri
melalui terapi musik klasik Kesimpulan: sehingga dapat disimpulkan bahwa
pemberian terapi komplementer melalui terapi musik klasik ini mampu menurunkan
skala nyeri. Untuk itu, diharapkan kepada pelayanan kesehatan RSUD kota Padang
Panjang dapat menjadikan penelitian ini menjadi sebuah inovasi dengan harapan
prevalensi nyeri pada pasien post operasi pemasangan orif dapat menurun.
disebabkan trauma yang ditentukan oleh luas dan jenis trauma. Menurut Departemen
Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI) tahun 2018 menyebutkan bahwa Kejadian
kecelakaan lalu lintas di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan yaitu
21,8% dalam jangka waktu 5 tahun. Menurut Riskesdas 2021, prevalensi cedera
bagian tubuh yang paling tinggi di Sumatra Barat adalah cedera anggota gerak
dengan prevalensi 65,7% dan 3.346 kasus cedera di Sumatra Barat. Berdasarkan data
yang diperoleh dari rekam medis di ruang bedah RSUD Kota Padang Panjang fraktur
masuk dalam 10 penyakit terbanyak, didapatkan data dari bulan Januari sampai Mei
2024 didapatkan 37 kasus mengalami fraktur Tujuan penulisan: mampu melakukan
asuhan keperawatan gerontik pada Tn. Y yang mengalami fraktur melalui inovasi
berbasis evidence based nursing dengan terapi komplementer yang dipilih yaitu terapi
musik klasik. Hasil: implementasi dilakukan selama tiga hari dengan waktu 15-30
menit. Evaluasi pada hari ketiga menunjukkan terjadinya penurunan skala nyeri
melalui terapi musik klasik Kesimpulan: sehingga dapat disimpulkan bahwa
pemberian terapi komplementer melalui terapi musik klasik ini mampu menurunkan
skala nyeri. Untuk itu, diharapkan kepada pelayanan kesehatan RSUD kota Padang
Panjang dapat menjadikan penelitian ini menjadi sebuah inovasi dengan harapan
prevalensi nyeri pada pasien post operasi pemasangan orif dapat menurun.