Uji Efektivitas Antidiare Fraksi Etil Asetat Daun Salam (Syzygium polyanthum Wight) Pada Mencit Putih Jantan (Mus muculus).

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Ramadhani, Annisa Surya
Advisor:
Putra, Billy Harnaldo
Gusriyani, Sri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Antidiare, Daun Salam (Syzygium polyanthum Wight), Fraksi Etil Asetat.
DOI:
-
Abstract :
Diare merupakan suatu kejadian peningkatan volume, buang air besar
encer dan tidak berbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek
antidiare dan dosis optimum fraksi etil asetat daun salam (Syzygium polyanthum
Wight). Parameter yang digunakan untuk menguji efek antidiare fraksi etil asetat
daun salam yakni awal terjadi diare, berat feses, dan pengukuran lintas norit.
Subjek uji menggunakan mencit putih jantan (Mus muculus) yang berjumlah 30
mencit dan dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif
(Na-CMC), kelompok kontrol positif (Oleum ricini), kelompok dosis
200mg/kgBB, 400mg/kgBB, 800mg/kgBB, dan kelompok pembanding
(loperamid). Dari hasil persen panjang lintas norit dapat dinyatakan bahwa fraksi
daun salam memiliki efek sebagai antidiare yang ditunjukkan dengan rata-rata
rasio mendekati rata-rata rasio kelompok pembanding dengan rata-rata rasio 26,95
yaitu pada dosis 800mg/kgBB dengan rata-rata rasio 46,32. Dari hasil awal terjadi
diare dapat dinyatakan bahwa yang mengalami diare lebih lama yaitu pada dosis
800mg/kgBB pada 44 menit dan pembanding pada 52 menit. Dan berat feses yang
lebih sedikit terdapat pada dosis 800mg/kgBB yaitu 0,201 dan pembanding yaitu
0,172. Kesimpulan: dosis yang efektif sebagai antidiare dilihat dari rata-rata
persentase efektivitasnya yaitu pada dosis 800mg/kgBB dengan efek antidiare
yang baik yang tidak jauh berbeda dengan pembanding loperamid.
Download From Google Drive