Asuhan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Tn.A Khususnya Ny.S Dengan Hipertensi Di Jorong Tampaik Nagari Padang Laweh Tahun 2024
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Khairi, Miftahul
Advisor:
Sari, Mesi Yunia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, Komplementer, Akupresur
DOI:
-
Abstract :
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi medis dimana terjadi
peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu yang lama). World
Health Organization (WHO) Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa
mengalami hipertensi. Terapi non farnakologis lain yang dapat menurunkan
tekanan darah yaitu dengan menerapkan terapi komplementer. Akupresur
merupakan salah satu terapi non farmakologi yang dapat menurunkan tekanan
darah pada pasien hipertensi yang dilakukan untuk menstimulasi sel saraf sensorik
disekitar titik akupresur akan diteruskan ke medula spinalis, kemudian ke
mesensefalon dan komplek pituiari hipothalamus yang ketiganya diaktifkan untuk
melepaskan hormon endofrin yang dapat memberikan rasa tenang dan nyaman.
Tujuan diterapkannya terapi akupresur ialah untuk menurunkan nyeri akut
maunpun nyeri kronis, serta menurunkan tekanan darah seseorang. Hasil yang
didapat selama melakukan akupresur selama 3 hari berturut-turut terdapat
penurunan tekanan darah sebelum implementasi tekanan darah 164/95 mmHg
setelah implementasi TD 150/85 mmHg. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
penerapan akupresur dapat menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Oleh
karena itu, penerapan evidance based nursing ini dapat direkomendasikan dalam
memberikan asuhan keperawatan.
peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu yang lama). World
Health Organization (WHO) Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa
mengalami hipertensi. Terapi non farnakologis lain yang dapat menurunkan
tekanan darah yaitu dengan menerapkan terapi komplementer. Akupresur
merupakan salah satu terapi non farmakologi yang dapat menurunkan tekanan
darah pada pasien hipertensi yang dilakukan untuk menstimulasi sel saraf sensorik
disekitar titik akupresur akan diteruskan ke medula spinalis, kemudian ke
mesensefalon dan komplek pituiari hipothalamus yang ketiganya diaktifkan untuk
melepaskan hormon endofrin yang dapat memberikan rasa tenang dan nyaman.
Tujuan diterapkannya terapi akupresur ialah untuk menurunkan nyeri akut
maunpun nyeri kronis, serta menurunkan tekanan darah seseorang. Hasil yang
didapat selama melakukan akupresur selama 3 hari berturut-turut terdapat
penurunan tekanan darah sebelum implementasi tekanan darah 164/95 mmHg
setelah implementasi TD 150/85 mmHg. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
penerapan akupresur dapat menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Oleh
karena itu, penerapan evidance based nursing ini dapat direkomendasikan dalam
memberikan asuhan keperawatan.