Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Pendekatan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Ny. Y Di Jorong Kubu Nagari Padang Laweh Kacamatan Sungai Pua Kabupaten Agam Tahun 2024
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Guskha, Atika Viyona
Advisor:
Ladzia, Wenny
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Diabetes Melitus, Terapi Komplementer, Senam Diabetes
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Keluarga adalah suatu lembaga yang merupakan satuan (unit)
terkecil dari masyarakat, terdiri atas ayah, ibu, dan anak. Pada saat pengkajian,
keluarga ini termasuk tipe keluarga single parent yang terdiri dari ibu dan anak.
Pada keluarga ini ditemukan 3 masalah keperawatan yaitu manajemen kesehatan
keluarga tidak efektif yang dialami Ny. Y akibat diabetes melitus, perilaku
kesehatan cenderung berisiko yang dialami Ny. Y akibat tidak mengontrol pola
makan, dan kesiapan peningkatan pengetahuan keluarga Ny. Y. Tujuan : maka
diberikan teknik komplementer senam diabetes untuk mengontrol kadar gula
darah, edukasi kesehatan tentang cara mengontrol diabetes melitus, edukasi
kesehatan tentang diet diabetes melitus, edukasi kesehatan tentang cara
memanajemen diri pasien diabetes melitus dan edukasi kesehatan tentang cara
terapi relaksasi benson untuk mengurangin kecemasan pada pasien diabetes
melitus serta keluarga. Hasil : hasil yang didapatkan selama melakukan senam
diabetes melitus yaitu kurang efektifitasnya senam diabetes melitus pada Ny. Y,
setiap dilakukan intervensi senam diabetes gula darah Ny. Y meningkat tetapi ada
perubahan yang dirasakan seperti sakit kepala berkurang dan badan terasa lebih
segar, edukasi kesehatan Ny. Y dan keluarga sudah menunjukkan peningkatan
dalam menjaga kesehatannya, mengerti dan memahami tentang memanajemen diri
pada Ny. Y.
terkecil dari masyarakat, terdiri atas ayah, ibu, dan anak. Pada saat pengkajian,
keluarga ini termasuk tipe keluarga single parent yang terdiri dari ibu dan anak.
Pada keluarga ini ditemukan 3 masalah keperawatan yaitu manajemen kesehatan
keluarga tidak efektif yang dialami Ny. Y akibat diabetes melitus, perilaku
kesehatan cenderung berisiko yang dialami Ny. Y akibat tidak mengontrol pola
makan, dan kesiapan peningkatan pengetahuan keluarga Ny. Y. Tujuan : maka
diberikan teknik komplementer senam diabetes untuk mengontrol kadar gula
darah, edukasi kesehatan tentang cara mengontrol diabetes melitus, edukasi
kesehatan tentang diet diabetes melitus, edukasi kesehatan tentang cara
memanajemen diri pasien diabetes melitus dan edukasi kesehatan tentang cara
terapi relaksasi benson untuk mengurangin kecemasan pada pasien diabetes
melitus serta keluarga. Hasil : hasil yang didapatkan selama melakukan senam
diabetes melitus yaitu kurang efektifitasnya senam diabetes melitus pada Ny. Y,
setiap dilakukan intervensi senam diabetes gula darah Ny. Y meningkat tetapi ada
perubahan yang dirasakan seperti sakit kepala berkurang dan badan terasa lebih
segar, edukasi kesehatan Ny. Y dan keluarga sudah menunjukkan peningkatan
dalam menjaga kesehatannya, mengerti dan memahami tentang memanajemen diri
pada Ny. Y.