Asuhan Keperawatan Keluarga Tahap VI Dengan Pendekatan Keperawatan Komplementer Di Jorong Kubu Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam Tahun 2024
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Anrianun
Advisor:
Febrina, Cory
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, terapi komplementer, jus tomat
DOI:
-
Abstract :
VPrevalensi hipertensi di Sumatera Barat sebanyak 25,1%, dimana kota Bukittinggi 30,05%.
Penderita hipertensi terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dimana hal yang menjadi
penyebabnya adalah faktor perilaku kesehatan keluarga dalam merawat pasien hipertensi
yang kurang baik. Hasil pengkajian ditemukan klien tidak pernah mengontrol apa saja yang
dikonsumsi. Masalah yang ditemukan adalah perilaku kesehatan cenderung beresiko. Tujuan
diberikannya asuhan keperawatan keluarga dengan pendekatan komplementer adalah untuk
mengetahui pengaruh pemberian jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga
Ny.T khususnya Ny.T. Pada jus tomat terdapat kandungan kalium dan likopen, dimana
kalium tersebut dapat menurunkan tekanan darah dengan menghambat pelepasan renin
sehingga terjadi peningkatan ekskresi natrium dan air sedangkan kandungan likopen pada
tomat juga bekerja sebegai antioksi. Implementasi dilakukan selama selama 3 hari berturut-
turut dan didapatkan rata-rata nilai tekanan darah sebelum dilakukan implementasi 180/113
mmHg dan setelah implementasi 175/108 mmHg. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh
dari pemberian jus tomat selama 3 hari terhadap ketidakstabilan tekanan darah pada Ny.T.
Saran kepada pemberian asuhan keperawatan selanjutnya agar dapat mencari referensi yang
lebih baik untuk asuhan keperawatan dengan diagnosa perilaku kesehatan cenderung beresiko
pada pasien hipertensi.
Penderita hipertensi terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dimana hal yang menjadi
penyebabnya adalah faktor perilaku kesehatan keluarga dalam merawat pasien hipertensi
yang kurang baik. Hasil pengkajian ditemukan klien tidak pernah mengontrol apa saja yang
dikonsumsi. Masalah yang ditemukan adalah perilaku kesehatan cenderung beresiko. Tujuan
diberikannya asuhan keperawatan keluarga dengan pendekatan komplementer adalah untuk
mengetahui pengaruh pemberian jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga
Ny.T khususnya Ny.T. Pada jus tomat terdapat kandungan kalium dan likopen, dimana
kalium tersebut dapat menurunkan tekanan darah dengan menghambat pelepasan renin
sehingga terjadi peningkatan ekskresi natrium dan air sedangkan kandungan likopen pada
tomat juga bekerja sebegai antioksi. Implementasi dilakukan selama selama 3 hari berturut-
turut dan didapatkan rata-rata nilai tekanan darah sebelum dilakukan implementasi 180/113
mmHg dan setelah implementasi 175/108 mmHg. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh
dari pemberian jus tomat selama 3 hari terhadap ketidakstabilan tekanan darah pada Ny.T.
Saran kepada pemberian asuhan keperawatan selanjutnya agar dapat mencari referensi yang
lebih baik untuk asuhan keperawatan dengan diagnosa perilaku kesehatan cenderung beresiko
pada pasien hipertensi.