Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Tn. A Dengan Pasca Stroke di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batu Sangkar Tahun 2024

Categorie(s):
   KIAN
Author(s):
   Rusdian, Aldo Dinasti
Advisor:
Mariyana, Rina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pasca Stroke, Lansia, Terapi Komplementer
DOI:
-
Abstract :
Stroke merupakan penyakit neurocerebravaskular yang disebabkan oleh
gangguan suplai darah ke otak karena adanya sumbatan (ischemic) atau pecahnya
pembuluh darah otak (hemoragic) yang terjadi secara mendadak. Penderita stroke
perlu penanganan yang baik untuk mencegah kecatatan fisik dan mental.
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan gerontik melalui
terapi komplementer kepada seorang pasien bernama Tn. A dengan pasca stroke
di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batu Sangkar pada tahun 2024.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan
studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan
pemeriksaan fisik. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa diagnosa keperawatan
utama pada Tn. A adalah gangguan mobilitas fisik, diikuti nyeri akut dan deficit
perawatan diri. Intervensi yang dilakukan berdasarkan diagnosa gangguan
mobilitas fisik adalah terapi Range of Motion (ROM), untuk nyeri akut adalah
rendam kaki air hangat dan untuk deficit perawatan diri adalah bantuan perawatan
diri (mandi). Evaluasi terhadap intervensi menunjukkan hasil yang positif.
Kekuatan otot pada ekstremitas kanan meningkat dari derajat 4 (kekuatan otot
lemah tetapi anggota tubuh dapat digerakkan melawan gravitasi dan dapat
menahan sedikit tahanan yang diberikan) pada hari pertama menjadi derajat 5
(kondisi normal) pada ekstremitas kanan atas setelah dilakukan terapi ROM
selama 6 hari berturut - turut. Skala nyeri berkurang dari 5 (nyeri sedang) pada
hari pertama menjadi 1 (nyeri ringan) pada hari ke lima setelah dilakukan rendam
kaki air hangat dan setelah dilakukan bantuan perawatan diri (mandi) yang
dilakukan selama 3 hari berturut turut dengan frekuensi 1 kali sehari, evaluasi
secara subjektif Tn. A mengatakan badannya terasa sangat rileks. Asuhan
keperawatan yang diberikan kepada Tn. A terbukti efektif dalam meningkatkan
kualitas hidup pasien. Diharapkan klien dapat menerapkan intervensi
komplementer terapi Range of Motion (ROM) dan terapi rendam kaki air hangat
secara mandiri.
Download From Google Drive