Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Pendekatan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Tn.D Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Pua Kab. Agam Kota Bukittinggi Tahun 2024
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Pratiwi, Agnes Prawita
Advisor:
Rahmadiya, Siska
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Diabetes mellitus, complementary therapy, moringa leaf decoction diabetes gymnastics
DOI:
-
Abstract :
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga
dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu
atap dalam keadaan saling ketergantungan. Pada saat dilakukan pengkajian
dengan keluarga Tn.D didapatkan masalah keperawatan yaitu koping tidak efektif,
perilaku kesehatan cenderung beresiko, dan manajemen kesehatan keluarga tidak
efektif. Metode penelitian adalah Case Study dan studi kepustakaan dengan
pendekatan asuhan keperawatan pada keluarga Tn.D. Berdasarkan laporan data
yang didapatkan dari Puskesmas Sungai Pua didapatkan bahwa penyakit Diabetes
Melitus merupakan penyakit 3 terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Sungai Pua
dengan Prevelensi data terakhir pada tahun 2023 yaitu sebanyak 544 orang.
Tujuan diberikannya Asuhan Keperawatan Keluarga dengan pendekatan
komplementer adalah untuk meningkatkan status kesehatan keluarga Tn.D
khususnya koping tidak efektif pada keluarga Tn.D. Pemberian terapi
komplementer pada keluarga Tn.D pemberian terapi air rebusan daun kelor
sebanyak 1 kali dalam sehari dilakukan selama 3 hari yang dilakukan setelah
selesai makan pagi dan mengaplikasikan senam diabetes selama 3 x seminggu.
Hasil dari masalah keperawatan koping tidak efektif setelah diberikan
implementasi didapatkan ada penurunan gula darah tetapi belum signifikan dari
pemberian terapi komplementer air rebusan daun kelor dan senam diabetes ,
implementasi dari perilaku kesehatan cenderung beresiko didapatkan Tn.D dan
Ny.N sudah menunjukkan peningkatan dalam menjaga kesehatannya, dan
implementasi dari manajemen kesehatan keluarga tidak efektif didapatkan Tn.D
sudah mengerti dan memahami tentang manajemen diri pada pasien diabetes.
dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu
atap dalam keadaan saling ketergantungan. Pada saat dilakukan pengkajian
dengan keluarga Tn.D didapatkan masalah keperawatan yaitu koping tidak efektif,
perilaku kesehatan cenderung beresiko, dan manajemen kesehatan keluarga tidak
efektif. Metode penelitian adalah Case Study dan studi kepustakaan dengan
pendekatan asuhan keperawatan pada keluarga Tn.D. Berdasarkan laporan data
yang didapatkan dari Puskesmas Sungai Pua didapatkan bahwa penyakit Diabetes
Melitus merupakan penyakit 3 terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Sungai Pua
dengan Prevelensi data terakhir pada tahun 2023 yaitu sebanyak 544 orang.
Tujuan diberikannya Asuhan Keperawatan Keluarga dengan pendekatan
komplementer adalah untuk meningkatkan status kesehatan keluarga Tn.D
khususnya koping tidak efektif pada keluarga Tn.D. Pemberian terapi
komplementer pada keluarga Tn.D pemberian terapi air rebusan daun kelor
sebanyak 1 kali dalam sehari dilakukan selama 3 hari yang dilakukan setelah
selesai makan pagi dan mengaplikasikan senam diabetes selama 3 x seminggu.
Hasil dari masalah keperawatan koping tidak efektif setelah diberikan
implementasi didapatkan ada penurunan gula darah tetapi belum signifikan dari
pemberian terapi komplementer air rebusan daun kelor dan senam diabetes ,
implementasi dari perilaku kesehatan cenderung beresiko didapatkan Tn.D dan
Ny.N sudah menunjukkan peningkatan dalam menjaga kesehatannya, dan
implementasi dari manajemen kesehatan keluarga tidak efektif didapatkan Tn.D
sudah mengerti dan memahami tentang manajemen diri pada pasien diabetes.