Asuhan Keperawatan Gerontik Dengan Pendekatan Komplementer Pada Tn.Y di Wisma Anggur Panti Sosial Tresna Werdha Batusangkar Tahun 2024
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Aulia, Adhmin
Advisor:
Febrina, Wiwit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, Komplementer, Infused water mentimun
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang : Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia di atas 60
tahun. Menua bukanlah penyakit, tetapi suatu proses yang terus menerus berlanjut
secara alamiah serta merupakan bagian normal dari masa pertumbuhan dan
perkembangan dimana terjadinya penurunan kemampuan jaringan untuk
memperbaiki diri. Masalah kesehatan pada lansia berawal dari kemunduran sel-sel
tubuh, sehingga fungsi dan daya tahan tubuh menurun serta faktor resiko terhadap
penyakit pun meningkat. Beberapa penyakit yang sering terjadi pada lansia adalah
hipertensi. Penyakit ini umumnya dialami oleh masyarakat, dan sering disebut
sebagai silent killer. Sebagian besar penderita Hipertensi tidak mengetahui
bahwa dirinya Hipertensi sehingga tidak mendapatkan pengobatan. Di PSTW
Kasih Sayang Ibu Batusangkar hipertensi menempati urutan kedua penyakit
terbanyak yaitu 17,4% atau sebanyak 12 orang lansia.
Tujuan : Mampu memberikan asuhan keperawatan gerontik pada Tn.Y di Wisma
Anggur Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2024.
Metode : Pengumpulan data menggunakan studi kasus dilakukan pada satu lansia
dengan masalah perfusi perifer tidak efektif
Hasil: Asuhan keperawatan gerontik dengan peningkatan tekanan darah
didapatkan diagnosa yaitu perfusi perifer tidak efektif, gangguan mobilitas fisik
dan defisit pengetahuan serta prioritas diagnosa yaitu perfusi perifer tidak efektif,
dimana masalah yang muncul pada lansia sudah sesuai dengan kriteria hasil yang
diharapkan dengan jangka waktu ditentukan.
Kesimpulan : Masalah keperawatan gerontik pada Tn.Y dengan perfusi perifer
tidak efektif dapat tercapai dan teratasi dengan baik.
tahun. Menua bukanlah penyakit, tetapi suatu proses yang terus menerus berlanjut
secara alamiah serta merupakan bagian normal dari masa pertumbuhan dan
perkembangan dimana terjadinya penurunan kemampuan jaringan untuk
memperbaiki diri. Masalah kesehatan pada lansia berawal dari kemunduran sel-sel
tubuh, sehingga fungsi dan daya tahan tubuh menurun serta faktor resiko terhadap
penyakit pun meningkat. Beberapa penyakit yang sering terjadi pada lansia adalah
hipertensi. Penyakit ini umumnya dialami oleh masyarakat, dan sering disebut
sebagai silent killer. Sebagian besar penderita Hipertensi tidak mengetahui
bahwa dirinya Hipertensi sehingga tidak mendapatkan pengobatan. Di PSTW
Kasih Sayang Ibu Batusangkar hipertensi menempati urutan kedua penyakit
terbanyak yaitu 17,4% atau sebanyak 12 orang lansia.
Tujuan : Mampu memberikan asuhan keperawatan gerontik pada Tn.Y di Wisma
Anggur Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2024.
Metode : Pengumpulan data menggunakan studi kasus dilakukan pada satu lansia
dengan masalah perfusi perifer tidak efektif
Hasil: Asuhan keperawatan gerontik dengan peningkatan tekanan darah
didapatkan diagnosa yaitu perfusi perifer tidak efektif, gangguan mobilitas fisik
dan defisit pengetahuan serta prioritas diagnosa yaitu perfusi perifer tidak efektif,
dimana masalah yang muncul pada lansia sudah sesuai dengan kriteria hasil yang
diharapkan dengan jangka waktu ditentukan.
Kesimpulan : Masalah keperawatan gerontik pada Tn.Y dengan perfusi perifer
tidak efektif dapat tercapai dan teratasi dengan baik.