Analisis Implementasi Program Percepatan Penurunan Stunting Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Padang Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Darmayanti, Aswitha
Advisor:
Hasnita, Evi
Satria, Eka Budi
Satria, Eka Budi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Implementasi, Penurunan, Stunting
DOI:
-
Abstract :
Stunting Merupakan Kurangnya Asupan Gizi Dengan Durasi Yang Cukup Lama, Dimulai Dari Kehamilan Sampai Dengan 24 Bulan. Dampak Dari Stunting Ini Cukup Berpengaruh Kepada Masa Depan Anak Karena Perkembangan Otaknya Tidak Maksimal Dan Imum Tubuh Yang Lemah Yang Mengakibatkan Rentan Terhadap Penyakit. Berdasarkan Data Di Dinas Kesehatan Kota Padang Pada Tahun 2022 Terdapat Lebih Kurang 12.000 Anak Yang Mengalami Stunting Dengan Tiga Puskesmas Dengan Kasus Angka Stunting Tertinggi Yaitu Anak Air, Andalas Dan Ikur Koto. Untuk Itu Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Menganalisis Implementasi Program Percepatan Penurunan Stunting Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Padang.Jenis Penelitian Ini Adalah Kualitatif Dengan Teknik Pengumpulan Data Menggunakan Wawancara Mendalam, Observasi Dan Dokumentasi Terhadap Informan Yang Berjumlah 20 Orang Dengan Cara Pengambilan Informan Menggunakan Teknik Purposive Sampling. Analisis Data Yang Digunakan Yaitu Penyajian Data Deskriptif Dengan Triangulasi Data. Penelitian Ini Dilakukan Pada Bulan Agustus- September 2023. Hasil Penelitian Mendapatkan Komponen Input Yaitu Sudah Ada Kebijakan Tentang Pemerintah Tentang Penanganan Stunsting, Sumber Daya, Anggaran Belum Mencukupi, Sarana Prasarana Belum Memadai. Komponen Proses: Pengorganisasian, Pelaksanaan, Dan Monitoring Sudah Berjalan Seperti Intervensi Bagi Baduta Yang Stunting Menderita Komplikasi Penyakit Lain, Pemberian Makanan Melalui Pos Gizi, Pmt, Pemberian Makanan Formula F 100 Dan Himbauan Ke Posyandu Serta Edukasi Kesehatan Kepada Orang Tua Baduta. Komponen Output: Capaian Sudah Berjalan Dengan Hasil Target Sudah Melampaui Target Per Puskesmas Dengan Target 17% Dan Untuk Capaian Nasional Belum Mencapai 14%. Kesimpulan Penelitian Menunjukkan Bahwa Kurangnya Dukungan Pemerintah Daerah Dan Regulasi Pemerintah Pusat Yang Menjadi Kendala Dalam Percepatan Penurunan Angka Kasus Karena Kebijakannya Lebih Banyak Pada Tataran Rapat Koordinasi Dan Tidak Fokus Langsung Kepada Objek Stunting Itu Sendiri, Ditambah Dengan Kekurangan Sdm, Anggaran Dan Sarana Prasarana Yang Kurang Memadai.