Hubungan Karakteristik Responden Terhadap Perilaku Bullying Pada Remaja di SMP Negeri 8 Bukittinggi 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahayu, Wisha Listya
Advisor:
Delfatmawati
Kartika, Imelda R.
Kartika, Imelda R.
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Jenis Kelamin, Jumlah Saudara, Ekonomi, Perilaku Bullying.
DOI:
-
Abstract :
Perilaku Bullying merupakan suatu tindakan atau perlakuan yang ditujukan dalam bentuk fisik, verbal, hingga emosional psikologis dari seseorang atau kelompok. Menurut International Center for Research on Women (ICRW) menunjukkan 84% anak Indonesia mengalami bullying di sekolah. Keterbaharuan dari penelitian ini belum ada yang melakukan penelitian yang menggali secara spesifik tentang hubungan karakteristik responden terhadap perilaku bullying pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik responden terhadap perilaku bullying di SMPN 8 Bukittinggi tahun 2023. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional yang telah dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2023 dengan populasi sebanyak 491 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 83 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, analisis data meliputi analisis univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 38 orang berjenis kelamin laki-laki terdapat 23 orang (60,5%) melakukan bullying dan 15 orang (39,5%) tidak melakukan bullying. Sedangkan dari 80 orang dengan jumlah saudara >1 yang melakukan bullying sebanyak 38 orang (47,5%) dan tidak melakukan bullying sebanyak 42 orang (52,5%). Dan dari 82 orang remaja dengan ekonomi menengah terdapat 38 orang (46,3%) melakukan bullying dan 44 orang (53,7%) tidak melakukan bullying. Ada hubungan jenis kelamin diperoleh Pvalue (0,040) (0,05), tidak ada hubungan jumlah saudara diperoleh Pvalue (1,000) > (0,05), tidak ada hubungan ekonomi diperoleh Pvalue (0,470) > (0,05) terhadap perilaku bullying. Maka dari itu, diharapkan agar pihak sekolah dapat lebih meningkatkan edukasi atau penyuluhan mengenai bullying.