Perbedaan Pengkonsumsian Buah Naga Dan Jus Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Anemia Ringan Di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Wati, Tri Fajar Rahma
Advisor:
Meilinda, Vittria
Delvina, Visti
Delvina, Visti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Buah Naga, Kurma, Anemia, Ibu Hamil, Hemoglobin.
DOI:
-
Abstract :
Anemia dalam kehamilan merupakan suatu kondisi yang dapat memicu berbagai komplikasi kehamilan dan persalinan, 48,9% ibu hamil di Indonesia mengalami kejadian anemia. Sedangkan kejadian anemia pada ibu hamil di Kota Pekanbaru tercatat sebesar 22% atau sebanyak 1.310 kasus dan sepanjang bulan September 2023 tercatat sebanyak 40 ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh konsumsi buah naga dan jus kurma terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Jenis penelitian adalah quasy eksperimen dengan pendekatan two group pre test- post test design. Populasi adalah seluruh ibu hamil anemia ringan Puskesmas Harapan Raya. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kadar Hb, analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar Hb ibu hamil anemia sebelum pemberian buah naga adalah 9,48 g/dl dan meningkat menjadi 10,46 g/dl setelah intervensi (p = 0,000). Sedangkan pada kelompok pemberian jus kurma juga terjadi peningkatan kadar dari 9,4 g/dl menjadi 11,05 g/dl (p = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa konsumsi buah naga dan jus kurma lebih berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil anemia. Maka dari itu diharapkan kepada ibu hamil anemia untuk dapat mengkonsumsi buah naga maupun jus kurma di samping konsumsi tablet Fe secara rutin sebagai upaya preventif, kuratif dan rehabilitatif kejadian anemia dalam kehamilan.